Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya petugas saat menjalankan tugas menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Di sela kunjungan kerjanya meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat, Kamis (10/09/2026), Wapres mendatangi kediaman almarhum Akhmad Rizani di Palangka Raya untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kehadiran Wapres menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan almarhum dalam menjalankan tugas di garis depan penanganan karhutla. Langkah ini sekaligus menegaskan penghargaan negara atas pengabdian para petugas yang mempertaruhkan keselamatan jiwa dan raga dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak karhutla.

“Saya menyampaikan duka cita mendalam, saya mohon maaf atas kejadian ini dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas jasa-jasa beliau dalam penanganan karhutla,” ungkap Wapres.

Selain menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum, Wapres juga berdialog langsung dengan para petugas pemadam karhutla yang bertugas di lapangan. Ia pun menyampaikan apresiasi dan dukungan moril atas kerja keras dan dedikasi para petugas yang terus berupaya memadamkan titik api serta menangani dampaknya.

Wapres menegaskan bahwa para petugas di lapangan memiliki peran signifikan dalam memastikan penanganan karhutla berjalan efektif. Untuk itu, ia berpesan agar keselamatan dan kesehatan petugas harus tetap menjadi perhatian.

“Terima kasih atas kerja keras Bapak Ibu dalam memadamkan titik api mulai dari awal terjadinya kebakaran. Bapak Ibu adalah ujung tombak pelaksana di lapangan. Mohon tetap jaga keselamatan dalam bekerja. Gunakan APD sesuai prosedur dan sebisa mungkin menjaga kesehatan,” tuturnya.

Dalam penanganan karhutla, Wapres menekankan pentingnya langkah yang dilakukan secara menyeluruh, tidak semata berfokus pada pemadaman titik api, tetapi juga memastikan keselamatan masyarakat terdampak serta keberlangsungan hidup satwa liar dan kelestarian habitatnya.

Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas, agar memperoleh perlindungan serta layanan yang memadai selama situasi karhutla berlangsung.

Terakhir, Wapres menekankan pentingnya memastikan setiap langkah penanganan berpijak pada kondisi dan kebutuhan nyata di lapangan. Upaya yang dilakukan harus terukur, efektif, dan tepat sasaran, disertai komunikasi yang terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas serta kepastian mengenai langkah pemerintah dalam menangani karhutla.

Palangka Raya, 10 September 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi
Sekretariat Wakil Presiden

Palangka Raya – Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Serdik Sespimmen) Polri Dikreg ke-67 melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) di Kantor BPBD Kota Palangka Raya sebagai bagian dari upaya memperkuat strategi mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan tersebut menjadi forum untuk membahas berbagai langkah pencegahan dan penanganan karhutla, khususnya dalam menghadapi kondisi lahan dan cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Andiyatna, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa sinergi dan pertukaran informasi antarpemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman karhutla.

“Mitigasi harus dilakukan secara terpadu, mulai dari deteksi dini, pemetaan wilayah rawan, kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana hingga percepatan penanganan apabila terjadi kebakaran,” tegasnya, Kamis (10/9/2026).

Dalam FGD tersebut, peserta juga menggali informasi terkait kondisi lapangan, pola penanganan serta koordinasi yang selama ini dilakukan dalam menghadapi karhutla di wilayah Kota Palangka Raya.

Pembahasan diarahkan untuk menemukan langkah yang dapat memperkuat efektivitas pencegahan dan respons terhadap kebakaran.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperluas wawasan peserta didik mengenai karakteristik karhutla di wilayah Kalimantan Tengah. Informasi dan pengalaman dari instansi terkait diharapkan dapat menjadi bahan dalam merumuskan pendekatan penanganan yang lebih efektif.

Melalui FGD tersebut, diharapkan terbangun pemahaman dan koordinasi yang semakin kuat dalam menghadapi potensi karhutla.

“Upaya mitigasi yang dilakukan secara bersama diharapkan mampu melindungi lingkungan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tutupnya.
(dk_reborn168)

Palangka Raya – Provinsi Kalimantan Tengah mengirimkan 80 orang kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Keberangkatan kafilah Kalteng secara resmi dilepas oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Rabu (9/9/2026).

Dalam arahannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, termasuk jajaran pelatih, pendamping, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur`an (LPTQ), serta seluruh pihak yang memberikan dukungan. “Semangat kalian adalah cerminan dari tekad dan dedikasi yang tinggi untuk mengharumkan nama Kalimantan Tengah di kancah nasional,” ujar Agustiar.

Menurutnya, MTQ bukan hanya menjadi ajang kompetisi untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, dan memahami Al-Quran, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran sebagai pedoman dalam kehidupan.

Ia pun berpesan agar seluruh kafilah mengikuti rangkaian MTQ dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan kemampuan terbaik selama berkompetisi. “Man jadda wajada. Barang siapa bersungguh-sungguh, maka ia akan berhasil,” tegasnya.

Agustiar optimistis kafilah Kalteng mampu meraih prestasi terbaik. Ia menilai para peserta memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional dengan bekal persiapan yang telah dilakukan. “Saya yakin dengan persiapan yang matang dan doa dari seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, kita mampu memberikan yang terbaik dan meraih hasil yang gemilang,” katanya.

Meski demikian, Gubernur mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan capaian prestasi sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah proses ikhtiar dan pengamalan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. “Apapun hasil yang nanti diraih, yang terpenting adalah ikhtiar dan nilai-nilai Al-Quran yang diamalkan,” ungkapnya.

Ia juga meminta seluruh kafilah menjaga kesehatan dan stamina selama mengikuti MTQ di Semarang, tetap fokus, menjaga kekompakan, serta senantiasa berdoa dan memohon pertolongan Allah SWT.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo selaku Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalteng melaporkan, pihaknya telah mempersiapkan putra-putri terbaik Kalteng untuk mengikuti seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan pada MTQ Nasional XXXI. “LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah telah mempersiapkan putra-putri terbaik pada semua cabang dan golongan sebagai peserta kafilah Kalimantan Tengah,” kata Edy.

Dari total 80 orang yang diberangkatkan, sebanyak 50 orang merupakan peserta lomba. Mereka akan mengikuti sejumlah cabang, yakni seni baca Al-Quran sebanyak delapan orang, qiraat Al-Quran enam orang, hafalan Al-Quran 10 orang, tafsir Al-Quran dua orang, fahmil Quran enam orang, syarhil Quran enam orang, seni kaligrafi Al-Quran 10 orang, serta karya tulis ilmiah Al-Qur`an dua orang.

Edy menyampaikan seluruh peserta telah mengikuti pelatihan dan pembinaan selama lima hari sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi tingkat nasional. Berdasarkan hasil pembinaan tersebut, seluruh peserta dinyatakan dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan. “Alhamdulillah, semuanya dalam keadaan sehat walafiat dan siap diberangkatkan,” tuturnya.

Kafilah Kalteng dijadwalkan bertolak menuju Semarang pada Jumat (11/9/2026) pukul 10.00 WIB menggunakan pesawat Super Air Jet melalui Bandara Cilik Riwut Palangka Raya.

Edy juga mengharapkan kondisi cuaca mendukung kelancaran perjalanan, khususnya penerbangan dari Palangka Raya menuju Semarang. “Kami mohon doanya, semoga cuaca kondusif dan kabut asap tidak terlalu mengganggu aktivitas penerbangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Edy meminta seluruh peserta menjadikan pengalaman dan prestasi yang telah diraih sebagai motivasi untuk tampil maksimal di MTQ Nasional. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan membutuhkan kerja keras, kesiapan mental, dan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi daerah. “Kami sampaikan kepada para peserta, kalian bisa meraih yang terbaik. Kalah menang itu biasa, yang penting juara,” pungkasnya.

MTQ Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 akan dilaksanakan di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada 11–20 September 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur`an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban.”

Turut hadir dalam pelepasan tersebut Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden, Kakanwil Kemenag Kalteng Muhammad Yusi Abdhian, Ketua MUI Kalteng sekaligus Ketua Harian LPTQ Kalteng Khairil Anwar, Ketua PWNU Kalteng Wahyudi F. Dirun, para asisten dan staf ahli Gubernur, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.(Mel/MBO).

Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) tujuh Kapolres/ta jajaran Polda Kalteng, bertempat di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, Rabu (9/9/2026) pagi.

Acara sertijab ini juga hadiri, Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, para pejabat utama, serta turut diikuti para Kapolres jajaran Polda Kalteng.

Adapun Kapolres di jajaran Polda Kalteng yang mengalami pergantian, yaitu:

  • Jabatan Kapolresta Palangka Raya dari Kombes Pol Dedy Supriadi digantikan Kombes Pol Andiyatna yang sebelumnya menjabat Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Kalteng. Sementara Kombes Dedy akan mengemban tugas sebagai Kaprodiploma Ditprog Sarjana STIK Lemdiklat Polri.
  • Jabatan Kapolres Barito Utara, dari AKBP Singgih Febriyanto, digantikan AKBP Irnanda Oktora, yang sebelumnya menjabat Kasubbagorjemen Bagstandar Rowabprof Divpropam Polri. Sedangkan AKBP Singgih dimutasikan ke Kasubbidprovost Bidpropam Polda Metro Jaya.
  • Jabatan Kapolres Kotim juga mengalami pergantian dari AKBP Resky Maulana Zulkarnain, kepada AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W. yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Banten. Sedangkan AKBP Resky dipercaya mengemban tugas sebagai Kabagdalpers Ro SDM Polda Kalteng.
  • Jabatan Kapolres Barito Timur yang sebelumnya dijabat AKBP Eddy Santoso, digantikan AKBP Iqbal Sengaji yang sebelumnya menjabat Kapolres Pulang Pisau. Untuk AKBP Eddy akan mengemban amanah sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Kalteng.
  • Jabatan Kapolres Pulang Pisau dipercayakan kepada AKBP Muhammad Aminuddin, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda Kalteng.
  • Pada jajaran lainnya, AKBP Jecson Ricsko Hutapea, S.I.K., M.H. yang sebelumnya menjabat Kapolres Barito Selatan mendapat penugasan sebagai Wadirlantas Polda Kalteng. Jabatan Kapolres Barito Selatan selanjutnya diisi oleh AKBP Eko Mardianto, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Kalteng.
  • Kemudian, AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Kapolres Sukamara dimutasi menjadi Wadansatbrimob Polda Kalteng. Jabatan Kapolres Sukamara selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Fajar Virgantara Sjarifuddin, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalteng.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng mengucapkan terima kasih kepada para pejabat yang lama atas inovasi dan dedikasi selama mengabdi di Polda Kalteng. Sukses selalu ditempat yang baru.

“Selanjutnya kepada pejabat yang baru, saya ucapkan selamat datang dan bergabung di Polda Kalteng. Segera sesuaikan dengan situasi di tempat kerjanya,” tandasnya.

Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat, menambahkan bahwa acara sertijab ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti Surat Telegram Kapolri.

“Dimana mutasi ini merupakan hal biasa ditubuh Polri dan juga sebagai bentuk reward pimpinan kepada personelnya untuk pembinaan karier serta menambah pengalaman tugas,” tutup Budi. (adji/supri)

Rapat Paripurna tersebut mengagendakan penyampaian Pidato Pengantar Gubernur Kalimantan Tengah terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026, sekaligus penyerahan naskah Nota Keuangan dan Raperda kepada Pimpinan DPRD Kalteng.

Dalam pidatonya, Wagub Edy Pratowo mengatakan, penyusunan Perubahan APBD 2026 dilakukan dengan mempertimbangkan capaian kinerja program dan kegiatan, kondisi yang akan dihadapi hingga akhir tahun anggaran, dampak inflasi, dinamika ekonomi global, nasional dan regional, isu strategis daerah, perubahan kebijakan nasional, serta realisasi Pendapatan Daerah.

“Mulai dari perencanaan sampai penetapan anggaran, seluruh program dan kegiatan diarahkan pada peningkatan kualitas belanja, efisiensi program, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta pemanfaatan aset daerah,” tutur Edy.

Ia menegaskan, meskipun terjadi penurunan penerimaan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap berupaya memastikan pelayanan dasar masyarakat terjaga dan pembangunan prioritas daerah dapat berjalan optimal.

Berdasarkan proyeksi yang telah dibahas bersama DPRD Kalteng, struktur Perubahan APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026 terdiri atas Pendapatan Daerah sebesar Rp5,315 triliun lebih dan Belanja Daerah sebesar Rp5,541 triliun lebih, sehingga terdapat Defisit sebesar Rp225 miliar lebih.

Sementara itu, Penerimaan Pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp226 miliar lebih, terdiri dari SiLPA sebesar Rp216 miliar lebih dan Penerimaan Pembiayaan Utang Daerah sebesar Rp10 miliar lebih. Adapun Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp833 juta lebih, sehingga Pembiayaan Netto mencapai Rp225 miliar lebih.

Wagub menyampaikan, rincian Rancangan Perubahan APBD tersebut dituangkan dalam Nota Keuangan dan Lampiran Raperda tentang Perubahan APBD 2026, termasuk Rencana Kerja dan Anggaran Perubahan Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKAP-SKPD).

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk selalu menjaga pengelolaan keuangan daerah yang sehat, efisien, transparan, akuntabel, dan selaras dengan kebijakan pembangunan nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Arton S. Dohong menyampaikan, Rapat Paripurna ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan DPRD terhadap rancangan KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang telah ditandatangani pada 21 Agustus 2026.

“Selanjutnya, Nota Keuangan dan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 akan menjadi bahan untuk dilakukan pengkajian dan pembahasan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” kata Arton.

Wagub Edy Pratowo Tegaskan Perubahan APBD 2026 Kalteng Harus Efisien, Transparan, dan Berorientasi Hasil
KOPD serta perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghadiri Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026.

Rapat Paripurna turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kalteng Muhammad Ansyari, Sekretaris DPRD Kalteng Pajarudinnoor, unsur Forkopimda, KOPD, serta perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Palangka Raya – Satresnarkoba Polresta Palangka Raya melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan sejumlah perkara tindak pidana narkotika, Rabu (9/9/2026) pagi.

Kegiatan pemusnahan yang dilaksanakan di Ruangan Kasat Resnarkoba Polresta Palangka Raya tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dihadiri oleh perwakilan Kejaksaan Negeri Palangka Raya, Kasat Resnarkoba Polresta Palangka Raya, penasihat hukum tersangka, Kasiwas atau yang mewakili, Kanit Provos serta perwakilan Sat Tahti Polresta Palangka Raya.

Dalam kegiatan tersebut, barang bukti narkotika jenis sabu yang dimusnahkan memiliki berat keseluruhan mencapai 860,03 gram, yang berasal dari sejumlah perkara narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba Polresta Palangka Raya.

Selain sabu, turut dimusnahkan barang bukti narkotika jenis ekstasi dengan berat keseluruhan mencapai 14,85 gram. Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari proses penegakan hukum serta untuk memastikan barang bukti narkotika tersebut tidak dapat disalahgunakan kembali.

Adapun barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan perkara narkotika dengan jumlah sebanyak 13 orang tersangka yang masing-masing menggunakan inisial R.H., A.N.I., R.O., D.F., S., U., M.J., S.P., S.A., A.W., M.Y.A., S. dan A.H.

Kasat Resnarkoba Polresta Palangka Raya AKP Yonika Winner Te’dang, S.T., M.H. menjelaskan bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang dilakukan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebelum dilakukan pemusnahan, seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan penetapan pemusnahan narkotika dari Pengadilan Negeri serta pengecekan kandungan barang bukti. Selanjutnya, barang bukti narkotika dimusnahkan sesuai prosedur dan disaksikan oleh seluruh pihak yang hadir.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi dalam proses penanganan perkara narkotika.

Pemusnahan barang bukti tersebut merupakan komitmen Polresta Palangka Raya dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.(b1b)

Palangka Raya – Bhabinkamtibmas Kelurahan Gaung Baru Polsek Rakumpit terus melaksanakan kegiatan pembinaan dan sambang kepada masyarakat sebagai upaya memperkuat kemitraan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas berdialog dengan warga untuk menyerap informasi yang berkembang di lingkungan sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat semakin peduli terhadap keamanan di sekitarnya.

“Pembinaan kepada masyarakat akan terus dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan warga.

Dengan komunikasi yang baik, setiap potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat dicegah sejak dini melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat,” tutur Kapolsek Rakumpit Iptu Didik Suhardianto, Rabu (9/9/2026).

Selain mengajak warga menjaga kerukunan, Bhabinkamtibmas juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas maupun tindak pidana, termasuk melalui layanan Call Center Polri 110.

Kegiatan pembinaan secara rutin menjadi salah satu upaya Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, sehingga berbagai informasi maupun persoalan yang berkembang di lingkungan dapat segera dikomunikasikan dan dicarikan solusi bersama.

Melalui kebersamaan dan komunikasi yang terus terjalin, diharapkan kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kekeluargaan dapat terus terwujud.
(dk_reborn168)

Palangka Raya – Aksi damai yang digelar oleh massa dari Gerakan Pemuda Melawan Korporasi di Kantor Wilayah (Kanwil) ATR/BPN Kalteng, Jalan Wilem A.S., Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dapat berjalan dengan kondusif, Selasa (8/9/2026) sore.

Terwujudnya situasi kondusif tak lepas dari tugas pengamanan (pam) yang dilakukan oleh Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng bersama Polsek jajaran selama berlangsungnya aksi damai mulai dari sekitar pukul 15.30 hingga 17.00 WIB.

“Aksi damai Gerakan Pemuda Melawan Korporasi pada hari ini dapat berjalan kondusif mulai dari awal hingga akhir, untuk itu kami sebagai pihak kepolisian mengucapkan terima kasih,” ucap AKP Iyudi Hartanto selaku Wakil Koordinator Pam.

AKP Iyudi Hartanto mengungkapkan bahwa terjaganya keamanan dan ketertiban aksi damai juga tak lepas dari kerja keras seluruh personel pam yang telah melaksanakan pam secara optimal sesuai SOP Polri dan aturan perundang-undangan.

“Pimpinan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polresta Palangka Raya dan Polsek jajaran yang telah melaksanakan tugas pam aksi damai dengan sangat baik mulai dari awal hingga akhir,” ungkapnya.

Dengan keberhasilan itu maka catatan positif Polresta Palangka Raya dalam melaksanakan pam aksi damai pun kembali bertambah, sebagai wujud nyata dari komitmen Kapolresta, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. untuk terus meningkatkan kualitas kinerja kesatuannya.

“Semoga hal positif ini dapat senantiasa terjaga dan semakin ditingkatkan, sehingga Polresta Palangka Raya bersama Polsek jajaran pun mampu berkonstribusi nyata untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” pungkas Iyudi. (pm)

Palangka Raya – Bunga (21) warga Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalteng yang sekarang berkuliah di Banjarmasin, Kalsel curhat virtual ke Cak Sam Polda Kalteng karena diancam oleh mantan pacarnya, sebut saja Kumbang (26) oknum pegawai honorer di salah satu instansi di Kota Palangka Raya, Senin (7/9/2026).

Kumbang yang sudah punya anak dan istri tersebut, mengancam akan menyebarkan video hubungan seksual (HS) dan rekaman video call sex (VCS) karena Bunga memutuskan hubungan pacarannya serta tidak mau lagi diajak VCS.

“Sebelumnya saya kenal dia melalui instagram dan memang sempat punya hubungan dengan orang ini, cak. Kemudian lama-kelamaan dia mulai meminta hal-hal yang tidak seharusnya kepada saya. Awalnya saya ikuti, sampai akhirnya menjadi kebiasaan dan hampir setiap hari dia mengajak VCS.
Saat saya mulai menolak, dia langsung mengancam akan menyebarkan foto dan video saya. Sebelumnya orang ini sudah sempat saya blokir, cak, tetapi ternyata dia membuat akun di TikTok dan bahkan menggunakan nama saya untuk menyebarkan foto-foto dan video saya tersebut. aku ada simpan banyak bukti ancaman nya sdh cak. Aku bingung cak cara ku sdh tidak mempan lgi di sepelekan nya aja. Dia juga mau nyebarin video wkt kmi HS krn dia juga sering ke Banjarmasin,” curhat Bunga secara virtual ke Cak Sam.

Cak Sam kemudian menghubungi Kumbang untuk diberikan pembinaan agar tidak menyebarkan konten pornografi karena itu melanggar hukum dan bisa dipidana. Cak Sam juga menyuruh Kumbang semua foto dan video Bunga dari gawainya.

Palangka Raya – Sidokkes Polresta Palangka Raya menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi personel di Klinik Polresta Palangka Raya sebagai upaya memastikan kondisi kesehatan tetap terjaga.

Pemeriksaan dilakukan secara berkala kepada personel. Kegiatan ini bertujuan mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini sehingga kesiapan dalam pelaksanaan tugas tetap optimal.

“Melalui CKG ini, kami ingin memastikan setiap personel memiliki kondisi kesehatan yang baik sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga menjadi langkah penting dalam menjaga kesiapan pelaksanaan tugas,” tutur Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasidokkes Ipda Irawan Rezky Iswara, Senin (7/9/2026).

Pemeriksaan meliputi pengecekan kesehatan dasar serta konsultasi medis sesuai kebutuhan personel. Hasil pemeriksaan menjadi bahan evaluasi untuk menjaga kebugaran dan kesehatan anggota.

Selain pemeriksaan, personel juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat, mengatur pola makan, berolahraga secara rutin, dan beristirahat yang cukup.

Melalui kegiatan CKG, Sidokkes Polresta Palangka Raya berkomitmen mendukung terwujudnya personel yang sehat, profesional, dan selalu siap memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.
(dk_reborn168)