Palangka Raya – Polsek Pahandut bersama tim gabungan Satgas Karhutla melakukan penanganan lanjutan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Jalan Edison Masal, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya.

Pemadaman dilakukan terhadap titik hotspot yang masih menyala serta lahan gambut yang terbakar.

Tim gabungan melakukan pembasahan dan pendinginan untuk mencegah api kembali muncul.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hertanto menerangkan bahwa penanganan dilakukan secara bersama dengan unsur terkait.

“Kami terus berkoordinasi dengan tim Satgas Karhutla untuk memastikan titik api dapat dikendalikan dan tidak meluas,” terangnya, Senin (10/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas menggunakan mesin pemadam dengan memanfaatkan sumber air dari parit dan sumur bor di sekitar lokasi. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar empat hektare.

Petugas menghadapi kondisi lahan gambut yang kering sehingga bara dapat menjalar ke lapisan bawah dan kembali menyala. Cuaca panas serta angin kencang juga membuat proses pemadaman membutuhkan pembasahan secara berulang.

“Kami mengimbau masyarakat ikut menjaga lahan dan segera melapor jika melihat asap atau api agar bisa ditangani sejak awal,” ajaknya.
(dk_reborn168)

Palangka Raya – Dalam rangka memastikan situasi keamanan tetap kondusif, Pamapta III bersama piket fungsi Polresta Palangka Raya melaksanakan kontrol dan pengecekan ruang tahanan Mapolresta Palangka Raya, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pamapta III Polresta Palangka Raya Ipda M. Abrar dengan melibatkan personel piket fungsi sebagai bentuk pengawasan berkala terhadap kondisi ruang tahanan.

Sekaligus, memastikan jumlah tahanan, kebersihan ruang, serta kondisi kesehatan para penghuni rutan dalam keadaan baik.

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kegiatan kontrol rutan merupakan prosedur tetap yang wajib dilaksanakan guna meminimalkan potensi gangguan keamanan serta menjamin standar pelayanan terhadap tahanan tetap terpenuhi.

“Pengecekan ini merupakan langkah pengawasan rutin agar keamanan ruang tahanan tetap terjaga serta seluruh prosedur pembinaan dan pengawasan berjalan sesuai ketentuan,” jelasnya mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh ruang tahanan dinyatakan aman, jumlah tahanan sesuai data administrasi, serta tidak ditemukan adanya kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.
(dk_reborn168)

Palangka Raya – Kapolresta Palangka Raya, Polda Kalteng, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. berkesempatan untuk memimpin Apel Jam Pimpinan yang dilaksanakan oleh kesatuannya, Senin (10/8/2026) pukul 07.00 WIB.

Apel pagi berlangsung di Mapolresta Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km. 3,5, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang dihadiri oleh Wakapolresta beserta para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, Perwira dan personel.

Dalam kesempatan itu, Kapolresta menyampaikan sejumlah amanat kepada seluruh peserta apel, salah satunya yakni menegaskan kepada seluruh personel agar menghindari melakukan pelanggaran dalam bentuk apa pun.

“Patuhi semua aturan yang berlaku di Institusi Polri, sehingga ke depannya saya tegaskan agar tidak ada lagi personel Polresta maupun polsek jajaran yang terlibat segala bentuk pelanggaran, baik itu pelanggaran disiplin, kode etik atau bahkan pidana,” tegasnya.

“Khususnya pelanggaran berkaitan dengan penyalahgunaan atau bahkan peredaran narkotika, yang tentunya kami selaku pimpinan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas seusai aturan yang berlaku,” lanjutnya.

Dedy Supriadi menjelaskan bahwa atensi itu disampaikan mengingat padatnya intensitas tugas yang dilaksanakan oleh kesatuannya, khususnya menjelang momen peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Tanggal 17 Agustus mendatang.

“Untuk itu saya pun mengingatkan kepada rekan-rekan sekalian agar senantiasa cermat dan bijak dalam bertindak maupun bertutur kata, jangan sampai akibat perbuatan yang disengaja maupun tidak sengaja dapat mengakibatkan adanya pelanggaran,” pungkasnya. (pm)

Palangka Raya – Personel Polsek Bukit Batu melaksanakan patroli sambang ke Kantor Unit PLN Tangkiling sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan objek pelayanan publik.

Dalam kegiatan tersebut, personel memantau situasi sekaligus berdialog dengan petugas PLN untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bukit Batu Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan mengatakan, patroli sambang dilakukan untuk memperkuat komunikasi dengan petugas di lapangan.

“Kami mengimbau agar petugas tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujarnya, Sabtu (8/8/2026).

Personel juga mengingatkan agar keamanan lingkungan kantor tetap diperhatikan, terutama pada area yang menjadi akses keluar masuk masyarakat.

Melalui kegiatan sambang tersebut, Polsek Bukit Batu terus membangun sinergitas dengan berbagai pihak untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.
(dk_reborn168)

‎SAMBAS – Polda Kalbar. info polri , Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Keraton Alwatzikhoebillah Kabupaten Sambas sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dengan unsur adat dan budaya. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan sebagai wujud komitmen Polres Sambas dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.

‎Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Polri dan Keraton Alwatzikhoebillah dalam menjaga persatuan, melestarikan nilai-nilai budaya, serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Sambas. Kehadiran Polri di tengah tokoh adat diharapkan semakin memperkokoh kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di masyarakat.

‎Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi tersebut merupakan implementasi dari pendekatan humanis Polri yang senantiasa mengedepankan kemitraan dengan seluruh komponen masyarakat. Menurutnya, tokoh adat memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kearifan lokal, serta menjadi mitra Polri dalam menciptakan stabilitas keamanan di daerah.

‎”Melalui silaturahmi ini, kami ingin terus mempererat komunikasi dan membangun sinergi dengan Keraton Alwatzikhoebillah serta seluruh tokoh masyarakat. Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas. Dukungan, kebersamaan, dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Sambas,” ujar AKP Sadoko Kasih Wiyono.

‎Polres Sambas berkomitmen untuk terus menjalin hubungan baik dengan seluruh unsur masyarakat melalui berbagai kegiatan kemitraan dan silaturahmi. Dengan terbangunnya komunikasi yang efektif dan kolaborasi yang kuat, diharapkan keamanan, ketertiban, serta nilai-nilai budaya yang menjadi identitas Kabupaten Sambas dapat terus terjaga demi mewujudkan pelayanan Polri yang Presisi dan semakin dekat dengan masyarakat, ( Riyan).

Polres Melawi Polda Kalbar – info polri , Suasana hangat terukir jelas saat Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K di dampingi Waka Polres Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P, Kasat IK Iptu Dewa Jaya Ferogusta, S.H., M.H, Kasat Binmas AKP Tri Jumadi, Kapolsek Nanga Pinoh Iptu Jamidi, Kasie Propam Iptu Yerry Tanto Pratekno dan Humas Polres Melawi silaturahmi di kediaman bapak H.M.Zubir Saidi yang merupakan salah satu tokoh masyarakat Melayu Kabupaten Melawi di BTN Dusun Kuala Belian Desa Pall Kecamatan Nanga Pinoh, Kamis (6/8/26) siang.

Dalam suasana hangat, Kapolres Melawi menyampaikan ucapan terima kasih kepada tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat yang telah bersama, bersinergi ,bergandengan erat terus menjaga kamtibmas kondusif selama ini.

“Terima kasih kami sampaikan atas nama Polres Melawi kepada tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Kabupaten Melawi, keamanan dan ketertiban terus terjaga baik hingga saat ini dan akan terus bersama kita jaga,” ujar Kapolres Melawi.

Silaturahmi yang diawali dengan perkenalan Kapolres Melawi ini mengharapkan agar stabilitas keamanan merupakan faktor penting dalam mendukung aktivitas perekonomian dan pembangunan di Kabupaten Melawi serta komitmen untuk terus menjalin kemitraan dan komunikasi kepada seluruh tokoh dan element masyarakat dengan tujuan utama keamanan dan ketertiban prioritas utama.

Diakhir silaturahmi, Kapolres Melawi membuka diri untuk selalu berkomunikasi dan siap menerima saran dan masukan dari tokoh dan element masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Melawi.

“Kami siap menerima saran, masukan dari tokoh dan masyarakat dalam tugas kepolisian, keamanan adalah prioritas kita bersama,” jelasnya.

H.M.Zubir Saidi menyambut baik silaturahmi yang dilakukan Kapolres Melawi, tentu saja ini moment yang luar biasa dan harus di sikapi sebagai bentuk sinergitas bersama membangun dan menjaga Kabupaten Melawi.

“Sebagai salah satu tokoh masyarakat Melayu, kami menyampaikan ucapan terima kasih atas silaturahmi yang dilakukan, komitmen kami siap menjaga Kabupaten Melawi dengan prinsip ” Sebelum Riak Menjadi Gelombang, Bersama Kita Meredam dan Menghilangkan Potensi Gangguan Keamanan di Kabupaten Melawi yang kita cintai ini,” Pungkas H.M.Zubir Saidi, ( Riyan).

Palangka Raya – Polwan dan ASN wanita Polresta Palangka Raya mengikuti kegiatan zoom meeting arahan Karo SDM dan Kabidpropam Polda Kalimantan Tengah sebagai bentuk pembinaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rupatama Polresta Palangka Raya tersebut menjadi sarana untuk memberikan pemahaman serta motivasi kepada Polwan dan ASN wanita dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Senior Polwan AKP Yonika Winner Te’dang mengatakan, kegiatan pembinaan ini penting untuk mendorong peningkatan kemampuan dan potensi personel wanita di lingkungan Polri.

“Pembinaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Polwan dan ASN wanita untuk terus berkembang, meningkatkan kualitas diri, serta memberikan kontribusi terbaik dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti rangkaian acara mulai dari pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Polwan, penyampaian arahan, hingga sesi tanya jawab.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Polresta Palangka Raya terus mendukung peningkatan profesionalisme personel wanita agar memiliki kompetensi, integritas, dan kesiapan dalam menghadapi perkembangan tugas kepolisian.
(dk_reborn168)

FAKTA62.INFO – GUNUNG MAS, KALTENG
Kasus kecelakaan yang menewaskan Novan Riandi (12) di Jalan Lintas Kuala Kurun – Palangkaraya memunculkan versi berbeda. Salah satu saksi mata, Ibu Andriana, menyebut bahwa saat kejadian yang terdengar adalah teriakan “tabrakan”, bukan kecelakaan tunggal.7/8/2026

Keterangan itu disampaikan Ibu Andriana saat diwawancarai tim FAKTA62.INFO. Ia mengaku berada di lokasi dan menjadi salah satu warga pertama yang dipanggil ke Tempat Kejadian Perkara / TKP.
“Yang Panggil Kami Sopir Truk, Dia Teriak Tabrakan”

Dalam keterangannya, Ibu Andriana menyebut saat tiba di lokasi hanya melihat satu unit truk pengangkut sawit.
“Pas waktu saya ke TKP itu ada DT truk pengangkut sawit, tulisan di samping itu saja yang saya lihat waktu itu,”_ ujarnya.

Ia juga menyebut sopir truk tersebut yang pertama kali memanggil warga.
“Yang pastinya sopir truk itu panggil-panggil kami ke sini bahwa ada kejadian tabrakan katanya. Jadi bukan kecelakaan tunggal,”_ ungkap Ibu Andriana.

Pernyataan itu diperkuatnya lagi.
“Iya menurut saya sih karena dia panggil kami itu bukan kecelakaan tunggal. Karena dia bilang kan teriak panggil kami di sini, dia bilang tabrakan,”tambahnya.

Ibu Andriana juga menceritakan kondisi jalan saat kejadian.
“Kalau waktu saya sampai ke TKP saya keluar dari rumah lihat waktu itu masih sunyi. Sekitar lima menit kemudian baru kendaraan banyak yang lewat,”_ katanya.

Saat ditanya soal kejanggalan, ia mengaku sempat merasakan hal yang tidak biasa.
“Kalau masalah itu sih memang kejanggalan ada, tapi enggak terlalu. Karena apa, waktu itu kan posisi masih panik. Jadi saya memang ada kejanggalan,
tapi kejanggalan itu kan katanya tabrakan. Jadi kita jelas toh tahu bahwa itu tabrakan itu saja,”_ jelasnya.

“Bantah Versi Kecelakaan Tunggal”
Pernyataan Ibu Andriana ini berbeda dengan kesimpulan awal Satlantas Polres Gunung Mas yang menyebut korban mengalami kecelakaan tunggal berdasarkan hasil olah TKP.
Sebelumnya,

Penasihat Hukum keluarga korban juga menduga ada unsur tabrak lari dan berencana membawa kasus ini ke Komisi III DPR RI dan Kompolnas.
Hingga berita ini diturunkan,

pihak Satlantas Polres Gunung Mas belum memberikan keterangan lanjutan terkait perkembangan kasus tersebut.
Penulis: Madan  
Editor:Redaksi FAKTA62.INFO

Fakta62 #GunungMas #Kalteng #Kecelakaan #Saksi #BeritaTerkini

FAKTA62.INFO – GUNUNG MAS, KALTENG
Kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Novan Riandi (12) di Jalan Lintas Kuala Kurun – Palangkaraya hingga kini belum menemukan titik terang. Penasihat Hukum (PH) keluarga korban menyatakan akan membawa kasus ini ke Komisi III DPR RI dan Kompolnas RI. Gunung Mas, (5/8/2026)

Langkah tersebut diambil setelah PH keluarga korban melakukan audiensi ke Unit Satlantas Polres Gunung Mas pada 3 Agustus 2025 untuk meminta transparansi. Namun hasil pertemuan tersebut belum memberikan kejelasan.

Versi Polisi: Kecelakaan Tunggal
Berdasarkan hasil olah TKP, Satlantas Polres Gunung Mas telah melakukan uji rekonstruksi 3 dimensi dan memeriksa saksi di lokasi. Dari hasil itu, pihak kepolisian menyimpulkan korban murni mengalami kecelakaan tunggal.

Disisi lain PH Keluarga: Ada Dugaan Tabrak Lari*
PH keluarga korban menolak kesimpulan tersebut. Dari investigasi lapangan, mereka menemukan sejumlah kejanggalan dan menduga ada keterlibatan oknum tertentu.

“Jika kasus ini tidak tuntas di Polda Kalteng, kami akan melanjutkannya ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu ke Komisi III DPR RI dan Kompolnas RI. Tujuannya untuk meminta audiensi ulang dan Rapat Dengar Pendapat,” ungkap PH.

“Kami sudah membuat berita acara disertai bukti-bukti. Ada rekaman CCTV dan chat WA dari saudara Rio. Dalam chat itu dijelaskan ada benturan keras. Rio berusaha mengejar diduga pelaku tabrak lari namun tidak bisa dikejar karena mobil melaju kencang,” lanjutnya.

Kejanggalan lain yang disorot adalah kondisi jenazah korban yang terseret 10-20 meter dari titik jatuh. Pihak keluarga juga mempertanyakan rekaman CCTV yang disebut terhapus.

“Kami sudah mengantongi nomor plat mobil dan identitas yang diduga pelaku. Kami warga negara Indonesia punya hak menuntut keadilan. Patut diduga ada indikasi keterlibatan oknum sehingga kasus ini berlarut-larut,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Satlantas Polres Gunung Mas belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut transparansi penegakan hukum dan perlindungan hak korban kecelakaan lalu lintas.
Penulis: Madan  
Editor:* Redaksi FAKTA62.INFO


GUNUNG MAS,– Suasana di ruang meeting Satlantas Polres Gunung Mas memanas. Audensi antara kuasa hukum dan keluarga korban kasus tabrak lari dengan pihak kepolisian berakhir ricuh pada Senin (3/8/2026).

Audensi tersebut digelar untuk mencari solusi dan kejelasan terkait kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang menimpa Novan Riandi, anak di bawah umur asal Desa Kampuri, Kecamatan Mihing Raya kabupaten Gunung mas Kalteng,

Hingga saat ini keluarga merasa belum ada perkembangan signifikan dari penanganan kasus yang sudah berjalan beberapa bulan.

Pertemuan yang semula berlangsung untuk mencari titik temu justru berujung adu argumen keras. Puncaknya terjadi saat para saksi yang dihadirkan memberikan keterangan berbeda-beda dari sebelumnya.

terdengar suara bentakan dan saling tuding. Robertus Martin Tuah, S.H., selaku kuasa hukum keluarga korban tampak berdiri tegak dan menunjuk ke arah petugas.

“Ini kasus sampai selesai saya angkat ke pengadilan! Tidak ada urusan!”
“Sudah 1 bulan, kok belum ada titik terang?” lanjut Martin dengan nada kecewa.

Pihak kepolisian berupaya menenangkan situasi. “Sampean tahu kode etik polisi,” jawab salah satu anggota Polres Gunung Mas.

namun Ketegangan semakin terlihat ketika beberapa orang berdiri dan saling berhadapan di depan meja audensi.

Wartawan berupaya meminta keterangan resmi dari Kasat Lantas Polres Gunung Mas terkait hasil audensi. Namun saat itu seorang oknum Kanit Propam Polres Gumas diduga menghalangi wartawan untuk melakukan peliputan.

“Nggak usah, nggak usah. Jangan dibuat di media,” ucap oknum tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Gunung Mas belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ricuh dalam audensi tersebut.

Keluarga korban menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan menuntut transparansi agar pelaku dapat segera diproses sesuai hukum yang berlaku.

(pimpret pld)