Pelaksanaan upacara ritual tiwah agama hindu kaharingan di Desa Tahawa Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau telah berlangsung sejak 15 Juni – 13 September 2026. Dan Tabuh merupakan puncak acara Tiwah yang disebut Tabuh 1 Sabtu (12/9/26) dan Tabuh 2 pada Minggu (13/9/26).Pada Tabuh 1 panitia mengorbankan 1 (satu) ekor Kerbau dan pada Tabuh 2 mengorbankan 2(dua) ekor hewan Kerbau. Ketua Panitia Upacara Ritual Tiwah Ito Madae saat ditemui di rumah keluarga mengatakan bahwa upacara Tiwah di Desa Tahawa ini berlangsung sejak 15 Juni sampai dengan 13 September 2026 telah dilaksanakan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan setiap hari sampai pada puncak acara Tabuh Adapun nama – nama Liau yang di tiwahkan berjumlah 6 (enam) orang ,yaitu : 1.Marincen ,jenis kelamin perempuan ,adalah dari anggota tiwah Bandae alamat Desa Tahawa 2.Atuk Dahiang ,3 Nuri Bulli ,4.Nucil Atuk ,5.Lia Lagun dan 6.Duris Nikel ,kelimanya dari keluarga anggota tiwah Untung yang beralamat di Desa Pambarunan. Dan setelah Tabuh 1 ,Sabtu (12/9/26) dan Tabuh 2 ,Minggu (13/9/26) ,maka seluruh rangkaian kegiatan akan diakhiri pada 24 Seotember 2026 dengan kegiatan penutup ,Basir buli huma masing- masing .(Bahrudin/MBO).
Pelaksanaan upacara ritual tiwah agama hindu kaharingan di Desa Tahawa Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau telah berlangsung sejak 15 Juni – 13 September 2026. Dan Tabuh merupakan puncak acara Tiwah yang disebut Tabuh 1 Sabtu (12/9/26) dan Tabuh 2 pada Minggu (13/9/26).Pada Tabuh 1 panitia mengorbankan 1 (satu) ekor Kerbau dan pada Tabuh 2 mengorbankan 2(dua) ekor hewan Kerbau. Ketua Panitia Upacara Ritual Tiwah Ito Madae saat ditemui di rumah keluarga mengatakan bahwa upacara Tiwah di Desa Tahawa ini berlangsung sejak 15 Juni sampai dengan 13 September 2026 telah dilaksanakan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan setiap hari sampai pada puncak acara Tabuh Adapun nama – nama Liau yang di tiwahkan berjumlah 6 (enam) orang ,yaitu : 1.Marincen ,jenis kelamin perempuan ,adalah dari anggota tiwah Bandae alamat Desa Tahawa 2.Atuk Dahiang ,3 Nuri Bulli ,4.Nucil Atuk ,5.Lia Lagun dan 6.Duris Nikel ,kelimanya dari keluarga anggota tiwah Untung yang beralamat di Desa Pambarunan. Dan setelah Tabuh 1 ,Sabtu (12/9/26) dan Tabuh 2 ,Minggu (13/9/26) ,maka seluruh rangkaian kegiatan akan diakhiri pada 24 Seotember 2026 dengan kegiatan penutup ,Basir buli huma masing- masing .(Bahrudin/Mahardika).
Pelaksanaan upacara ritual tiwah agama hindu kaharingan di Desa Tahawa Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau telah berlangsung sejak 15 Juni – 13 September 2026. Dan Tabuh merupakan puncak acara Tiwah yang disebut Tabuh 1 Sabtu (12/9/26) dan Tabuh 2 pada Minggu (13/9/26).Pada Tabuh 1 panitia mengorbankan 1 (satu) ekor Kerbau dan pada Tabuh 2 mengorbankan 2(dua) ekor hewan Kerbau. Ketua Panitia Upacara Ritual Tiwah Ito Madae saat ditemui di rumah keluarga mengatakan bahwa upacara Tiwah di Desa Tahawa ini berlangsung sejak 15 Juni sampai dengan 13 September 2026 telah dilaksanakan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan setiap hari sampai pada puncak acara Tabuh Adapun nama – nama Liau yang di tiwahkan berjumlah 6 (enam) orang ,yaitu : 1.Marincen ,jenis kelamin perempuan ,adalah dari anggota tiwah Bandae alamat Desa Tahawa 2.Atuk Dahiang ,3 Nuri Bulli ,4.Nucil Atuk ,5.Lia Lagun dan 6.Duris Nikel ,kelimanya dari keluarga anggota tiwah Untung yang beralamat di Desa Pambarunan. Dan setelah Tabuh 1 ,Sabtu (12/9/26) dan Tabuh 2 ,Minggu (13/9/26) ,maka seluruh rangkaian kegiatan akan diakhiri pada 24 Seotember 2026 dengan kegiatan penutup ,Basir buli huma masing- masing .(Bahrudin/Mahardika).
Pelaksanaan upacara ritual tiwah agama hindu kaharingan di Desa Tahawa Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau telah berlangsung sejak 15 Juni – 13 September 2026. Dan Tabuh merupakan puncak acara Tiwah yang disebut Tabuh 1 Sabtu (12/9/26) dan Tabuh 2 pada Minggu (13/9/26).Pada Tabuh 1 panitia mengorbankan 1 (satu) ekor Kerbau dan pada Tabuh 2 mengorbankan 2(dua) ekor hewan Kerbau. Ketua Panitia Upacara Ritual Tiwah Ito Madae saat ditemui di rumah keluarga mengatakan bahwa upacara Tiwah di Desa Tahawa ini berlangsung sejak 15 Juni sampai dengan 13 September 2026 telah dilaksanakan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan setiap hari sampai pada puncak acara Tabuh Adapun nama – nama Liau yang di tiwahkan berjumlah 6 (enam) orang ,yaitu : 1.Marincen ,jenis kelamin perempuan ,adalah dari anggota tiwah Bandae alamat Desa Tahawa 2.Atuk Dahiang ,3 Nuri Bulli ,4.Nucil Atuk ,5.Lia Lagun dan 6.Duris Nikel ,kelimanya dari keluarga anggota tiwah Untung yang beralamat di Desa Pambarunan. Dan setelah Tabuh 1 ,Sabtu (12/9/26) dan Tabuh 2 ,Minggu (13/9/26) ,maka seluruh rangkaian kegiatan akan diakhiri pada 24 Seotember 2026 dengan kegiatan penutup ,Basir buli huma masing- masing .(Bahrudin/Mahardika).
Pelaksanaan upacara ritual tiwah agama hindu kaharingan di Desa Tahawa Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau telah berlangsung sejak 15 Juni – 13 September 2026. Dan Tabuh merupakan puncak acara Tiwah yang disebut Tabuh 1 Sabtu (12/9/26) dan Tabuh 2 pada Minggu (13/9/26).Pada Tabuh 1 panitia mengorbankan 1 (satu) ekor Kerbau dan pada Tabuh 2 mengorbankan 2(dua) ekor hewan Kerbau. Ketua Panitia Upacara Ritual Tiwah Ito Madae saat ditemui di rumah keluarga mengatakan bahwa upacara Tiwah di Desa Tahawa ini berlangsung sejak 15 Juni sampai dengan 13 September 2026 telah dilaksanakan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan setiap hari sampai pada puncak acara Tabuh Adapun nama – nama Liau yang di tiwahkan berjumlah 6 (enam) orang ,yaitu : 1.Marincen ,jenis kelamin perempuan ,adalah dari anggota tiwah Bandae alamat Desa Tahawa 2.Atuk Dahiang ,3 Nuri Bulli ,4.Nucil Atuk ,5.Lia Lagun dan 6.Duris Nikel ,kelimanya dari keluarga anggota tiwah Untung yang beralamat di Desa Pambarunan. Dan setelah Tabuh 1 ,Sabtu (12/9/26) dan Tabuh 2 ,Minggu (13/9/26) ,maka seluruh rangkaian kegiatan akan diakhiri pada 24 Seotember 2026 dengan kegiatan penutup ,Basir buli huma masing- masing .(Bahrudin/Mahardika).
Pelaksanaan upacara ritual tiwah agama hindu kaharingan di Desa Tahawa Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau telah berlangsung sejak 15 Juni – 13 September 2026. Dan Tabuh merupakan puncak acara Tiwah yang disebut Tabuh 1 Sabtu (12/9/26) dan Tabuh 2 pada Minggu (13/9/26).Pada Tabuh 1 panitia mengorbankan 1 (satu) ekor Kerbau dan pada Tabuh 2 mengorbankan 2(dua) ekor hewan Kerbau. Ketua Panitia Upacara Ritual Tiwah Ito Madae saat ditemui di rumah keluarga mengatakan bahwa upacara Tiwah di Desa Tahawa ini berlangsung sejak 15 Juni sampai dengan 13 September 2026 telah dilaksanakan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan setiap hari sampai pada puncak acara Tabuh Adapun nama – nama Liau yang di tiwahkan berjumlah 6 (enam) orang ,yaitu : 1.Marincen ,jenis kelamin perempuan ,adalah dari anggota tiwah Bandae alamat Desa Tahawa 2.Atuk Dahiang ,3 Nuri Bulli ,4.Nucil Atuk ,5.Lia Lagun dan 6.Duris Nikel ,kelimanya dari keluarga anggota tiwah Untung yang beralamat di Desa Pambarunan. Dan setelah Tabuh 1 ,Sabtu (12/9/26) dan Tabuh 2 ,Minggu (13/9/26) ,maka seluruh rangkaian kegiatan akan diakhiri pada 24 Seotember 2026 dengan kegiatan penutup ,Basir buli huma masing- masing .(Bahrudin/Mahardika).
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya petugas saat menjalankan tugas menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Di sela kunjungan kerjanya meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat, Kamis (10/09/2026), Wapres mendatangi kediaman almarhum Akhmad Rizani di Palangka Raya untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kehadiran Wapres menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan almarhum dalam menjalankan tugas di garis depan penanganan karhutla. Langkah ini sekaligus menegaskan penghargaan negara atas pengabdian para petugas yang mempertaruhkan keselamatan jiwa dan raga dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak karhutla.
“Saya menyampaikan duka cita mendalam, saya mohon maaf atas kejadian ini dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas jasa-jasa beliau dalam penanganan karhutla,” ungkap Wapres.
Selain menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum, Wapres juga berdialog langsung dengan para petugas pemadam karhutla yang bertugas di lapangan. Ia pun menyampaikan apresiasi dan dukungan moril atas kerja keras dan dedikasi para petugas yang terus berupaya memadamkan titik api serta menangani dampaknya.
Wapres menegaskan bahwa para petugas di lapangan memiliki peran signifikan dalam memastikan penanganan karhutla berjalan efektif. Untuk itu, ia berpesan agar keselamatan dan kesehatan petugas harus tetap menjadi perhatian.
“Terima kasih atas kerja keras Bapak Ibu dalam memadamkan titik api mulai dari awal terjadinya kebakaran. Bapak Ibu adalah ujung tombak pelaksana di lapangan. Mohon tetap jaga keselamatan dalam bekerja. Gunakan APD sesuai prosedur dan sebisa mungkin menjaga kesehatan,” tuturnya.
Dalam penanganan karhutla, Wapres menekankan pentingnya langkah yang dilakukan secara menyeluruh, tidak semata berfokus pada pemadaman titik api, tetapi juga memastikan keselamatan masyarakat terdampak serta keberlangsungan hidup satwa liar dan kelestarian habitatnya.
Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas, agar memperoleh perlindungan serta layanan yang memadai selama situasi karhutla berlangsung.
Terakhir, Wapres menekankan pentingnya memastikan setiap langkah penanganan berpijak pada kondisi dan kebutuhan nyata di lapangan. Upaya yang dilakukan harus terukur, efektif, dan tepat sasaran, disertai komunikasi yang terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas serta kepastian mengenai langkah pemerintah dalam menangani karhutla.
Palangka Raya, 10 September 2026 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden
Palangka Raya – Provinsi Kalimantan Tengah mengirimkan 80 orang kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Keberangkatan kafilah Kalteng secara resmi dilepas oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Rabu (9/9/2026).
Dalam arahannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, termasuk jajaran pelatih, pendamping, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur`an (LPTQ), serta seluruh pihak yang memberikan dukungan. “Semangat kalian adalah cerminan dari tekad dan dedikasi yang tinggi untuk mengharumkan nama Kalimantan Tengah di kancah nasional,” ujar Agustiar.
Menurutnya, MTQ bukan hanya menjadi ajang kompetisi untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, dan memahami Al-Quran, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran sebagai pedoman dalam kehidupan.
Ia pun berpesan agar seluruh kafilah mengikuti rangkaian MTQ dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan kemampuan terbaik selama berkompetisi. “Man jadda wajada. Barang siapa bersungguh-sungguh, maka ia akan berhasil,” tegasnya.
Agustiar optimistis kafilah Kalteng mampu meraih prestasi terbaik. Ia menilai para peserta memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional dengan bekal persiapan yang telah dilakukan. “Saya yakin dengan persiapan yang matang dan doa dari seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, kita mampu memberikan yang terbaik dan meraih hasil yang gemilang,” katanya.
Meski demikian, Gubernur mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan capaian prestasi sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah proses ikhtiar dan pengamalan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. “Apapun hasil yang nanti diraih, yang terpenting adalah ikhtiar dan nilai-nilai Al-Quran yang diamalkan,” ungkapnya.
Ia juga meminta seluruh kafilah menjaga kesehatan dan stamina selama mengikuti MTQ di Semarang, tetap fokus, menjaga kekompakan, serta senantiasa berdoa dan memohon pertolongan Allah SWT.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo selaku Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalteng melaporkan, pihaknya telah mempersiapkan putra-putri terbaik Kalteng untuk mengikuti seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan pada MTQ Nasional XXXI. “LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah telah mempersiapkan putra-putri terbaik pada semua cabang dan golongan sebagai peserta kafilah Kalimantan Tengah,” kata Edy.
Dari total 80 orang yang diberangkatkan, sebanyak 50 orang merupakan peserta lomba. Mereka akan mengikuti sejumlah cabang, yakni seni baca Al-Quran sebanyak delapan orang, qiraat Al-Quran enam orang, hafalan Al-Quran 10 orang, tafsir Al-Quran dua orang, fahmil Quran enam orang, syarhil Quran enam orang, seni kaligrafi Al-Quran 10 orang, serta karya tulis ilmiah Al-Qur`an dua orang.
Edy menyampaikan seluruh peserta telah mengikuti pelatihan dan pembinaan selama lima hari sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi tingkat nasional. Berdasarkan hasil pembinaan tersebut, seluruh peserta dinyatakan dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan. “Alhamdulillah, semuanya dalam keadaan sehat walafiat dan siap diberangkatkan,” tuturnya.
Kafilah Kalteng dijadwalkan bertolak menuju Semarang pada Jumat (11/9/2026) pukul 10.00 WIB menggunakan pesawat Super Air Jet melalui Bandara Cilik Riwut Palangka Raya.
Edy juga mengharapkan kondisi cuaca mendukung kelancaran perjalanan, khususnya penerbangan dari Palangka Raya menuju Semarang. “Kami mohon doanya, semoga cuaca kondusif dan kabut asap tidak terlalu mengganggu aktivitas penerbangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Edy meminta seluruh peserta menjadikan pengalaman dan prestasi yang telah diraih sebagai motivasi untuk tampil maksimal di MTQ Nasional. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan membutuhkan kerja keras, kesiapan mental, dan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi daerah. “Kami sampaikan kepada para peserta, kalian bisa meraih yang terbaik. Kalah menang itu biasa, yang penting juara,” pungkasnya.
MTQ Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 akan dilaksanakan di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada 11–20 September 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur`an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban.”
Turut hadir dalam pelepasan tersebut Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden, Kakanwil Kemenag Kalteng Muhammad Yusi Abdhian, Ketua MUI Kalteng sekaligus Ketua Harian LPTQ Kalteng Khairil Anwar, Ketua PWNU Kalteng Wahyudi F. Dirun, para asisten dan staf ahli Gubernur, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.(Mel/MBO).
Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) tujuh Kapolres/ta jajaran Polda Kalteng, bertempat di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, Rabu (9/9/2026) pagi.
Acara sertijab ini juga hadiri, Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, para pejabat utama, serta turut diikuti para Kapolres jajaran Polda Kalteng.
Adapun Kapolres di jajaran Polda Kalteng yang mengalami pergantian, yaitu:
Jabatan Kapolresta Palangka Raya dari Kombes Pol Dedy Supriadi digantikan Kombes Pol Andiyatna yang sebelumnya menjabat Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Kalteng. Sementara Kombes Dedy akan mengemban tugas sebagai Kaprodiploma Ditprog Sarjana STIK Lemdiklat Polri.
Jabatan Kapolres Barito Utara, dari AKBP Singgih Febriyanto, digantikan AKBP Irnanda Oktora, yang sebelumnya menjabat Kasubbagorjemen Bagstandar Rowabprof Divpropam Polri. Sedangkan AKBP Singgih dimutasikan ke Kasubbidprovost Bidpropam Polda Metro Jaya.
Jabatan Kapolres Kotim juga mengalami pergantian dari AKBP Resky Maulana Zulkarnain, kepada AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W. yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Banten. Sedangkan AKBP Resky dipercaya mengemban tugas sebagai Kabagdalpers Ro SDM Polda Kalteng.
Jabatan Kapolres Barito Timur yang sebelumnya dijabat AKBP Eddy Santoso, digantikan AKBP Iqbal Sengaji yang sebelumnya menjabat Kapolres Pulang Pisau. Untuk AKBP Eddy akan mengemban amanah sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Kalteng.
Jabatan Kapolres Pulang Pisau dipercayakan kepada AKBP Muhammad Aminuddin, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda Kalteng.
Pada jajaran lainnya, AKBP Jecson Ricsko Hutapea, S.I.K., M.H. yang sebelumnya menjabat Kapolres Barito Selatan mendapat penugasan sebagai Wadirlantas Polda Kalteng. Jabatan Kapolres Barito Selatan selanjutnya diisi oleh AKBP Eko Mardianto, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Kalteng.
Kemudian, AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Kapolres Sukamara dimutasi menjadi Wadansatbrimob Polda Kalteng. Jabatan Kapolres Sukamara selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Fajar Virgantara Sjarifuddin, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalteng.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng mengucapkan terima kasih kepada para pejabat yang lama atas inovasi dan dedikasi selama mengabdi di Polda Kalteng. Sukses selalu ditempat yang baru.
“Selanjutnya kepada pejabat yang baru, saya ucapkan selamat datang dan bergabung di Polda Kalteng. Segera sesuaikan dengan situasi di tempat kerjanya,” tandasnya.
Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat, menambahkan bahwa acara sertijab ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti Surat Telegram Kapolri.
“Dimana mutasi ini merupakan hal biasa ditubuh Polri dan juga sebagai bentuk reward pimpinan kepada personelnya untuk pembinaan karier serta menambah pengalaman tugas,” tutup Budi. (adji/supri)
Rapat Paripurna tersebut mengagendakan penyampaian Pidato Pengantar Gubernur Kalimantan Tengah terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026, sekaligus penyerahan naskah Nota Keuangan dan Raperda kepada Pimpinan DPRD Kalteng.
Dalam pidatonya, Wagub Edy Pratowo mengatakan, penyusunan Perubahan APBD 2026 dilakukan dengan mempertimbangkan capaian kinerja program dan kegiatan, kondisi yang akan dihadapi hingga akhir tahun anggaran, dampak inflasi, dinamika ekonomi global, nasional dan regional, isu strategis daerah, perubahan kebijakan nasional, serta realisasi Pendapatan Daerah.
“Mulai dari perencanaan sampai penetapan anggaran, seluruh program dan kegiatan diarahkan pada peningkatan kualitas belanja, efisiensi program, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta pemanfaatan aset daerah,” tutur Edy.
Ia menegaskan, meskipun terjadi penurunan penerimaan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap berupaya memastikan pelayanan dasar masyarakat terjaga dan pembangunan prioritas daerah dapat berjalan optimal.
Berdasarkan proyeksi yang telah dibahas bersama DPRD Kalteng, struktur Perubahan APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026 terdiri atas Pendapatan Daerah sebesar Rp5,315 triliun lebih dan Belanja Daerah sebesar Rp5,541 triliun lebih, sehingga terdapat Defisit sebesar Rp225 miliar lebih.
Sementara itu, Penerimaan Pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp226 miliar lebih, terdiri dari SiLPA sebesar Rp216 miliar lebih dan Penerimaan Pembiayaan Utang Daerah sebesar Rp10 miliar lebih. Adapun Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp833 juta lebih, sehingga Pembiayaan Netto mencapai Rp225 miliar lebih.
Wagub menyampaikan, rincian Rancangan Perubahan APBD tersebut dituangkan dalam Nota Keuangan dan Lampiran Raperda tentang Perubahan APBD 2026, termasuk Rencana Kerja dan Anggaran Perubahan Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKAP-SKPD).
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk selalu menjaga pengelolaan keuangan daerah yang sehat, efisien, transparan, akuntabel, dan selaras dengan kebijakan pembangunan nasional,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Arton S. Dohong menyampaikan, Rapat Paripurna ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan DPRD terhadap rancangan KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang telah ditandatangani pada 21 Agustus 2026.
“Selanjutnya, Nota Keuangan dan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 akan menjadi bahan untuk dilakukan pengkajian dan pembahasan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” kata Arton.
Wagub Edy Pratowo Tegaskan Perubahan APBD 2026 Kalteng Harus Efisien, Transparan, dan Berorientasi Hasil KOPD serta perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghadiri Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026.
Rapat Paripurna turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kalteng Muhammad Ansyari, Sekretaris DPRD Kalteng Pajarudinnoor, unsur Forkopimda, KOPD, serta perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.