INFO

Sampit – Personel Ditpolairud Polda Kalteng, Aipda Yadi Supiandi, bersama Satgas Posko Tanggap Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan melaksanakan kegiatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Jalan Moh. Hatta Lingkar Selatan, Kompleks Perumahan Borneo. Kotawaringin Timur. Senin (14/9/2026, sekitar pukul 17.00 WIB)
Tikor : 2.567418 112.928984
Luas Terbakar : ± 0,023 Ha
‎Luas pemadaman: ± 0,023 Ha

Pada saat pelaksanaan pemadaman, kondisi api cukup besar dan disertai angin kencang sehingga kobaran api semakin cepat meluas dan telah mendekati permukiman warga Perumahan Borneo. Dalam situasi tersebut, Aipda Yadi Supiandi yang sedang melaksanakan tugas pemadaman BKO POLRES KOTIM tiba-tiba mengalami gangguan kesehatan dan pingsan di lokasi kejadian.

Melihat kondisi tersebut, personel yang berada di lokasi dengan sigap segera melaporkan kejadian kepada penjagaan Mako Ditpolairud Polda kalteng dgn No telp 0532 21038, Personel Urkes Klinik Pratama Ditpolairud Polda Kalteng untuk mendapatkan penanganan medis. Selanjutnya, Aipda Yadi Supiandi segera dibawa ke IGD RSUD dr. Murjani Sampit menggunakan Ambulance Mako Ditpolairud guna mendapatkan pertolongan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Setibanya di IGD, Aipda Yadi Supiandi mendapatkan tindakan medis darurat, antara lain pemberian terapi oksigen dengan konsentrasi tinggi untuk membantu mengurangi keluhan sesak napas, pemberian Ventolin, pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan EKG, serta pemeriksaan rontgen.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Aipda Yadi Supiandi didiagnosis mengalami pneumonia atau infeksi pada paru-paru. Selanjutnya, yang bersangkutan telah mendapatkan pengobatan dan penanganan dari dokter spesialis paru.

Setelah mendapatkan penanganan medis, Aipda Yadi Supiandi dijadwalkan untuk melakukan kontrol kembali ke Poli Paru RSUD dr. Murjani Sampit pada Kamis, 17 September 2026, guna memantau perkembangan kondisi kesehatannya.

Kegiatan penanganan medis tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi kesehatan personel yang mengalami gangguan kesehatan saat melaksanakan tugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

Palangka Raya – Pamapta II SPKT Polresta Palangka Raya melaksanakan serah terima tugas piket yang dilanjutkan dengan pemeriksaan ruang tahanan sebagai langkah pengawasan terhadap keamanan dan kesiapan pelaksanaan tugas di lingkungan mako.

Kegiatan diawali dengan serah terima tanggung jawab antara personel piket lama dan petugas yang akan melanjutkan tugas. Informasi terkait situasi keamanan serta hal-hal yang perlu mendapat perhatian disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Usai serah terima, Pamapta II SPKT Polresta Palangka Raya Ipda Adityas Hendra Pranata bersama personel melakukan pemeriksaan terhadap kondisi ruang tahanan dan memastikan jumlah tahanan sesuai dengan data yang tercatat.

“Pengecekan tahanan harus dilakukan secara teliti dan berkala. Pastikan kondisi ruang tahanan serta seluruh tahanan tetap terpantau, dan apabila ditemukan sesuatu yang menonjol segera dilaporkan sesuai prosedur,” tegasnya mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., Kamis (17/9/2026).

Pemeriksaan juga mencakup kondisi pintu, jeruji, serta bagian lain pada ruang tahanan yang berkaitan dengan aspek keamanan.

Melalui kegiatan tersebut, SPKT terus memperkuat pengawasan dan kesiapsiagaan personel guna mencegah potensi gangguan keamanan serta memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan sesuai prosedur.
(dk_reborn168)

Palangka Raya – Personel Polsek Pahandut melaksanakan pengamanan dan pemantauan antrean pembelian BBM di SPBU 64.731.004 Jalan S. Parman, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.

Kegiatan tersebut dilakukan Aiptu Barce Dodik H. dan Bripka Angga Maulana untuk memastikan pelayanan BBM kepada masyarakat berjalan tertib serta mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar SPBU.

Hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan BBM masih tersedia, yakni Pertamax sebanyak 8.400 liter, Pertamax Turbo 6.000 liter, Pertalite 34.000 liter, Dexlite 10.000 liter dan Bio Solar 10.000 liter.

Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Andiyatna, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pemantauan dilakukan untuk menjaga ketertiban pelayanan sekaligus memastikan antrean tidak mengganggu pengguna jalan.

“Kami melakukan pemantauan agar pelayanan BBM berjalan tertib dan antrean tetap berada di area SPBU. Masyarakat juga kami imbau mengikuti aturan antrean yang telah disiapkan,” jelasnya, Rabu (16/9/2026).

Selain memantau antrean, personel juga memastikan papan informasi ketersediaan BBM dan batas antrean tersedia bagi masyarakat. Berdasarkan hasil pemantauan, antrean kendaraan masih berada di dalam area SPBU dan tidak sampai mengganggu arus lalu lintas di Jalan S. Parman.

Polsek Pahandut akan terus melakukan pemantauan situasi di SPBU sebagai bagian dari pelayanan kepolisian. Kehadiran personel diharapkan dapat memberikan rasa aman dan membantu masyarakat mendapatkan pelayanan BBM secara tertib dan nyaman.
(dk_reborn168)

Palangka Raya – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Andiyatna, S.I.K., M.H., menggelar kegiatan donor darah di Aula Yusuf Suganda, Mapolresta Palangka Raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari kepedulian Polri terhadap sesama melalui aksi kemanusiaan.

Donor darah diikuti personel Polresta Palangka Raya serta peserta lainnya yang memenuhi persyaratan kesehatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pemeriksaan awal untuk memastikan kondisi peserta sebelum mengikuti proses donor.

Kapolresta Palangka Raya turut meninjau pelaksanaan donor darah dan memberikan apresiasi kepada personel yang berpartisipasi. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kombes Andiyatna, mengatakan bahwa donor darah merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata Polri kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi dan membantu sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan darah untuk keperluan medis,” ungkapnya, Rabu (16/9/2026).

Selain menjadi rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan kepolisian. Personel diajak untuk terus memberikan manfaat melalui kegiatan kemanusiaan.

Dengan semangat kebersamaan, Polresta Palangka Raya berharap aksi donor darah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat kepedulian antara Polri dan lingkungan sekitar.
(dk_reborn168)

Palangka Raya – Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Andiyatna, S.I.K., M.H., menyerahkan bantuan sosial kepada para pengemudi ojek online (ojol) dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri kepada para pengemudi ojol yang sehari-hari beraktivitas di jalan raya. Kegiatan juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara kepolisian dengan para pengemudi.

Kapolresta menyerahkan bantuan secara langsung kepada perwakilan pengemudi ojol. Dalam kesempatan tersebut, para pengemudi juga diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama beraktivitas di jalan.

Kombes Andiyatna, mengatakan bahwa bantuan sosial tersebut merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, termasuk para pengemudi ojol.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bentuk perhatian Polri kepada para pengemudi ojol yang turut berperan dalam mendukung aktivitas masyarakat,” ungkapnya, Rabu (16/9/2026).

Ia juga mengajak para pengemudi untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas saat menjalankan pekerjaan. Kepedulian terhadap keselamatan di jalan diharapkan terus menjadi perhatian bersama.

Melalui momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polresta Palangka Raya terus membangun kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan sosial dan pendekatan yang humanis.
(dk_reborn168)

PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan langkah agresif dalam merespons eskalasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pada Selasa (15/9/2026), Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, turun langsung ke lokasi kebakaran di kawasan Jalan Cilik Riwut Km 17, Palangka Raya., api di lokasi tersebut mulai membesar pada Senin 14/9/2026 sehingga tim karhutla bertidak cepat.15/9/2016.

Persemaian PT Andalan Alam Perkasa, mengungkapkan bahwa api merambat dengan cepat sejauh 300 meter dari titik awal dan mengancam instalasi kelistrikan persemaian. Enam pekerja diterjunkan untuk memadamkan api, sementara empat lainnya fokus menjaga aliran listrik agar keselamatan bibit-bibit tanaman tidak terancam.

Kehadiran Gubernur di titik-titik api ini sejalan dengan instruksi komprehensif yang telah disampaikan. Sebelumnya, pada Minggu (13/9/2026), dalam keterangannya, Gubernur Agustiar menegaskan bahwa penanggulangan karhutla saat ini didukung oleh lebih dari 10.700 personel gabungan, dan Pemprov menjamin kesejahteraan seluruh pejuang di lapangan.

“Kami pastikan semua relawan di lapangan, termasuk dari swadaya masyarakat dan Balakar, mendapat dukungan penuh. Bantuan yang disiapkan meliputi alat pelindung diri (APD), vitamin, tabung oksigen, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga suplai makanan dan minuman di lokasi pemadaman,” tegas Gubernur Agustiar Sabran.

Selain fokus pada pemadaman, penanganan dampak sosial bagi masyarakat luas juga terus digenjot. Menyikapi prediksi BMKG yang memperkirakan hujan baru akan turun pada rentang November hingga Januari, Pemprov Kalteng mengambil langkah darurat terkait pasokan air bersih.

Selain menyuplai air melalui mobil tangki, Pemprov telah membangun ratusan titik sumur bor baru dan menyediakan bantuan air mineral isi ulang untuk kebutuhan minum warga. Bantuan sosial berupa sembako juga mulai didistribusikan secara ketat agar tepat sasaran bagi warga terdampak.

Melody.

PALANGKA RAYA — Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kalimantan Tengah turut hadir mendampingi kegiatan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran saat menyambangi masyarakat Kelurahan Sei Gohong, Kota Palangka Raya, dalam rangka penyaluran bantuan sosial melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Kehadiran AWPI Kalteng menjadi bagian dari dukungan insan pers terhadap program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. AWPI juga menjalankan peran jurnalistik dengan menyampaikan informasi kepada publik mengenai berbagai program pembangunan dan pelayanan sosial pemerintah daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran hadir untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan bantuan sosial dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima. 15/9/2026.

Program KHBS merupakan program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang mengusung nilai-nilai Huma Betang, yaitu kebersamaan, gotong royong, kepedulian dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemprov Kalteng juga menekankan pentingnya penyaluran bantuan secara tepat sasaran dan akuntabel.
Gubernur: Pemerintah Harus Hadir untuk Masyarakat

Gubernur H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa Kartu Huma Betang Sejahtera bukan sekadar program bantuan, tetapi merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.

“Program Kartu Huma Betang Sejahtera ini bukan sekadar seremoni. Kita ingin memastikan masyarakat Kalimantan Tengah, terutama masyarakat kecil dan yang berada di wilayah pedalaman, mendapatkan perhatian pemerintah. Kebutuhan pendidikan, kesehatan, pangan dan penguatan ekonomi harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Agustiar Sabran.

Ia juga menekankan agar pelaksanaan program dilakukan dengan baik, tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

“Saya ingin bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, pendataan dan penyalurannya harus dilakukan dengan baik, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Menurut Gubernur, semangat Huma Betang harus menjadi dasar dalam membangun Kalimantan Tengah. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan serta insan pers diharapkan dapat bersinergi untuk mendorong pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.

AWPI Kalteng Dukung Program yang Menyentuh Masyarakat

Kehadiran AWPI Kalteng dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen organisasi pers untuk terus mengawal dan mempublikasikan program-program pemerintah yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

AWPI Kalteng memandan
g keterbukaan informasi menjadi bagian penting agar masyarakat mengetahui hak, manfaat dan mekanisme program bantuan sosial yang diberikan pemerintah.

Melalui pemberitaan yang berimbang dan konstruktif, pers diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus ikut mengawal agar program pembangunan berjalan sesuai tujuan..

Kegiatan di Sei Gohong berlangsung dalam suasana kebersamaan. Warga menyambut kehadiran Gubernur dan jajaran pemerintah daerah serta berharap program bantuan sosial tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Semangat Huma Betang pun kembali menjadi pesan utama: pembangunan tidak hanya berbicara tentang kemajuan daerah, tetapi juga bagaimana masyarakat di tingkat bawah dapat merasakan kehadiran dan perhatian pemerintah secara nyata.

Melody
.

Pulang Pisau ,kanderangtingang. com….

Upacara Tiwah adalah acara ritual kematian yang Sakral dari Suku Dayak terutama Suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah ,yang bertujuan untuk mengantarkan arwah orang yang meninggal menuju keabadian di Lewu Tatau (surga).
Dan acara tiwah itu sendiri bertujuan meluruskan perjalanan roh (liau) agar sampai ketempat peristirahatan terakhir yang damai juga bertujuan penyucian dan buang sial serta berfungsi untuk melepaskan keluarga yang ditinggalkan dari pengaruh kesialan.
Dan rangkaian Utama upacara Tiwah adalah menggali tulang atau menggali makam lama untuk mengambil dan membersihkan tulang belulang leluhur.
Dalam prosesi upacara Ritual Tiwah keagamaan Hindu Kaharingan puncaknya adalah Tabuh atau penombakan hewan kurban seperti kerbau ,sapi dan babi sebagai simbol persembahan.
Demikian juga yang terjadi pada pelaksanaan upacara ritual tiwah agama Hindu Kaharingan di Desa Tahawa Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau telah berlangsung sejak awal Juli hingga acara Tabuh pada 13 September 2026. Dan Tabuh yang merupakan puncak acara Tiwah itu dibagi dalam Tabuh 1 dilaksanakan pada Sabtu (12/9/26) dan Tabuh 2 pada Minggu (13/9/26).Pada Tabuh 1 panitia menyembelih 1 (satu) ekor Kerbau dan pada Tabuh 2 mengorbankan 2(dua) ekor hewan Kerbau.
Ito Madae selaku Ketua Panitia Upacara Ritual Tiwah saat ditemui para awak media di rumah keluarga mengatakan bahwa upacara Tiwah di Desa Tahawa ini merupakan yang kedua kalinya pada tahun 2026.
Acara yang berlangsung sejak 15 Juli sampai 13 September 2026 telah dilaksanakan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan bertahap dari hari kehari sampai pada puncak acara Tabuh
Adapun nama – nama Liau yang di tiwahkan berjumlah 6 (enam) orang ,yaitu :
1.Marincen ,jenis kelamin perempuan ,adalah dari anggota tiwah Bandae alamat Desa Tahawa 2.Atuk Dahiang ,3 Nuri Bulli ,4.Nucil Atuk ,5.Lia Lagun dan 6.Duris Nikel ,kelimanya dari keluarga anggota tiwah Untung yang beralamat di Desa Pambarunan.
Dan setelah Tabuh 1 ,Sabtu (12/9/26) dan Tabuh 2 ,Minggu (13/9/26).
Beberapa awak media yang turut serta mengikuti acara sesudah Tabuh yaitu nganjan pada sore hari ,minggu (13)9/26) kemudian pengambilan tulang belulang dari area pemakaman ,lalu dibawa ke samping Sandung yang merupakan tempat suci untuk selanjutnya dengan ritual tersendiri lalu dimasukkan kedalam Sandung yang telah dipersiapkan itu. Bahwa secara keseluruhan rangkaian upacara ritual tiwah ini ada tahapan2 ,misalnya Kangkahem ,itu adalah acara setelah Nyangkean (memasukkan tulang belulang para leluhur kedalam sandung.
Dan Kangkahem adalah ritual untuk menghilangkan kesialan (manganan sial kawe pali ,endus nupi kampa dahiang baya , panyakit saribu sambaranan ara saratus sambutan biti).Dalam ritual Kangkahem ini para pelaksana tuwah tadi naik kedalam perahu lalu perahunya dbalik dan ditenggelamkan kedalam sungai. Demikianlah sampai pada akhir prosesi yang telah disepakati oleh seluruh panitia dan keluarga liau (leluhur)
maka seluruh rangkaian kegiatan akan diakhiri pada 24 September 2026 dengan kegiatan penutup ,Basir buli huma masing- masing .(.pilodi/ktg……….)

Palangka Raya – Ditlantas Polda Kalteng gelar pemberian tali asih dan Operasi Katarak gratis dalam rangka Hari lalu lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 yang berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara Palangka raya, Selasa (15/9/2026).

Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu dari rangkaian kegiatan dalam memeriahkan Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71.

“Kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara dan dalam kesempatan ini Ditlantas berbagi kebahagiaan kepada Masyarakat sebagai rasa syukur dan terus berkomitmen untuk semakin baik dengan bertambahnya usia Polantas sebagai pelindung mengayom dan pelayan Masyarakat khususnya dalam bidang lalu lintas,” tutur Dirlantas.

Kepada para penerima manfaat operasi katarak gratis, Dirlantas berpesan agar tetap semangat, optimistis, serta mengikuti seluruh prosedur yang telah ditetapkan oleh tim kesehatan demi kelancaran tindakan medis.
Ia berharap, melalui operasi tersebut para pasien dapat kembali menikmati penglihatan yang lebih baik sehingga mampu menjalani kehidupan dengan lebih sehat, bahagia bersama keluarga, serta semakin produktif dalam beraktivitas.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan Tali asih kepada 30 pasien penerima manfaat operasi katarak gratis.
Usai acara pembukaan, Dirlantas meninjau langsung pelayanan di Poli Mata Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya guna memastikan kesiapan fasilitas dan pelayanan yang diberikan kepada para peserta operasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Tengah Ny. Maya Iwan Kurniawan, Bhayangkari, para dokter spesialis mata, serta seluruh tenaga medis yang terlibat dalam pelaksanaan operasi katarak gratis tersebut. (MDC)

PALANGKA RAYA —Kanderang Tingang. Kekompakan DPD Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kalimantan Tengah mendapat apresiasi dari Gubernur Kalteng Agustiar Sabran setelah turut mengambil bagian dalam kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).13/9/2026.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran AWPI Kalteng bersama pemerintah daerah ikut membantu membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah sederhana namun penting untuk mengurangi risiko paparan asap, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengapresiasi kepedulian dan kekompakan AWPI Kalteng yang tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial terhadap kondisi masyarakat.

Menurutnya, menghadapi kabut asap diperlukan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga dukungan organisasi masyarakat, insan pers, dunia usaha dan berbagai pihak sangat dibutuhkan.

“Kita harus bersama-sama menjaga kesehatan masyarakat. Dalam kondisi seperti ini, kepedulian dan kebersamaan semua pihak sangat penting,” ujar Agustiar Sabran.
Sementara itu, Ketua DPD AWPI Kalteng Hadriansyah mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian AWPI terhadap masyarakat sekaligus dukungan moral kepada pemerintah daerah dalam menghadapi dampak karhutla.

“AWPI bukan hanya hadir melalui pemberitaan, tetapi juga ingin mengambil bagian secara nyata membantu masyarakat. Masker yang kami bagikan mungkin sederhana, tetapi ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat,” katanya.

Hadriansyah menegaskan, insan pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat, terutama mengenai kondisi kualitas udara, kesehatan, serta imbauan pemerintah selama kabut asap berlangsung.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, media massa, organisasi masyarakat dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara bersama-sama.

“Kekompakan harus kita jaga. Pemerintah bekerja menangani karhutla, masyarakat menjaga lingkungan, sementara pers ikut mengawal sekaligus menyampaikan informasi yang benar dan menyejukkan kepada publik,” pungkasnya.

Senada, Pembina AWPI Kalteng M. Hasannudin Noor, M.Si. menyampaikan apresiasinya terhadap kekompakan jajaran AWPI Kalteng yang ikut hadir memberikan kepedulian kepada masyarakat di tengah kondisi kabut asap.

“Kebersamaan dan kepedulian seperti ini harus terus kita tumbuhkan. AWPI tidak hanya memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga dapat hadir secara nyata ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan kepedulian,” ujar M. Hasannudin Noor.

Menurutnya, pembagian masker merupakan langkah sederhana, namun memiliki makna besar sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pemerintah dalam menghadapi dampak karhutla.

“Mari kita jaga kesehatan masyarakat, jangan panik, tetapi tetap waspada. Pemerintah, pers, organisasi masyarakat dan seluruh elemen daerah harus bersatu menghadapi kabut asap. Inilah semangat gotong royong yang harus kita pertahankan di Kalimantan Tengah,” pungkasnya.(Pilodi/KT).