Palangka Raya – Personel Polsek Pahandut mengikuti kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) secara virtual melalui Zoom Meeting sebagai bagian dari pembinaan rutin untuk memperkuat mental dan karakter anggota.
Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Pahandut tersebut diikuti personel dengan tertib dan khidmat. Pembinaan ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai moral dan spiritual sebagai bekal dalam menjalankan tugas kepolisian.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto menyampaikan bahwa pembinaan rohani memiliki peran penting dalam membentuk pribadi personel.
“Binrohtal hendaknya menjadi ruang untuk memperkuat keimanan sekaligus membangun sikap yang baik, sehingga setiap anggota mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tuturnya, Kamis (13/8/2026).
Materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut diikuti dengan penuh perhatian oleh personel. Nilai-nilai yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pembinaan secara rutin juga menjadi upaya menjaga keseimbangan antara kesiapan tugas dan pembentukan karakter personel. Sikap disiplin, integritas serta kepedulian terhadap masyarakat diharapkan semakin tumbuh melalui kegiatan tersebut.
“Jadikan Binrohtal sebagai pengingat untuk terus memperbaiki diri. Laksanakan tugas dengan hati yang baik, tetap humanis dan jaga kepercayaan masyarakat,” pesannya. (dk_reborn168)
Palangka Raya – Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., mengikuti arahan Wakapolri secara virtual terkait rencana persiapan peresmian Jembatan Merah Presisi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Rupatama Endra Dharmalaksana Mapolresta Palangka Raya. Arahan diikuti sebagai bagian dari kesiapan jajaran kepolisian dalam mendukung rangkaian kegiatan peresmian.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta menyimak berbagai arahan mengenai kesiapan personel, koordinasi serta langkah pengamanan yang perlu dipersiapkan.
Hal itu dilakukan agar seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana. Arahan Wakapolri menjadi bahan bagi jajaran untuk mempersiapkan dukungan secara matang.
Koordinasi dengan unsur terkait juga akan diperkuat sesuai kebutuhan pelaksanaan kegiatan.
Kapolresta Palangka Raya menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung setiap agenda kepolisian. “Kami akan menindaklanjuti arahan yang disampaikan dan memastikan seluruh persiapan di wilayah dapat dilakukan secara optimal,” paparnya, Selasa (11/8/2026).
“Yang paling penting, setiap persiapan dilakukan dengan baik sejak awal agar pelaksanaan nantinya berjalan aman, tertib dan lancar,” tambahnya. (dk_reborn168)
Palangka Raya – Polresta Palangka Raya melalui Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit) mengintensifkan pengamanan di kawasan perbankan dan fasilitas layanan keuangan, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan patroli tersebut difokuskan pada kantor-kantor bank, mesin ATM, serta lingkungan sekitar yang memiliki tingkat aktivitas transaksi masyarakat cukup tinggi.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas di sektor ekonomi.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui Kasatpamobvit AKP Suranto menyampaikan bahwa patroli rutin dilakukan untuk memastikan situasi keamanan di objek vital perbankan tetap terjaga.
“Kami melaksanakan patroli secara berkala, terutama pada jam-jam rawan, guna memberikan rasa aman bagi nasabah maupun petugas bank,” ujarnya.
Selain pemantauan, personel Satpamobvit juga menjalin koordinasi dengan petugas keamanan internal bank untuk memperkuat sistem pengamanan di masing-masing lokasi. (dk_reborn168)
Palangka Raya – Personel Satpamobvit Polresta Palangka Raya melaksanakan pengamanan di Bandara Tjilik Riwut sebagai upaya menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Pengamanan dilakukan dengan memantau area terminal, pintu masuk serta sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas penumpang. Kehadiran personel juga sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasatpamobvit AKP Suranto mengatakan pengamanan objek vital seperti bandara perlu dilakukan secara konsisten.
“Kami terus meningkatkan pengawasan untuk memastikan aktivitas di bandara berlangsung aman, tertib dan nyaman bagi masyarakat,” katanya, Selasa (11/8/2026).
Personel juga berkoordinasi dengan petugas keamanan bandara dalam memantau perkembangan situasi. Setiap potensi gangguan diupayakan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan bandara. Pemantauan dilakukan secara humanis tanpa mengganggu aktivitas pengguna jasa penerbangan.
“Silakan beraktivitas dengan nyaman. Kami bersama petugas keamanan bandara akan terus menjaga situasi agar tetap kondusif,” tuturnya. (dk_reborn168)
Palangka Raya – Satpamobvit Polresta Palangka Raya terus meningkatkan pengamanan objek vital melalui patroli dan pemantauan di lingkungan perbankan.
Personel menyambangi area bank untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga. Pemantauan dilakukan di sekitar pintu masuk, area pelayanan dan lingkungan luar gedung.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasatpamobvit AKP Suranto mengatakan pengamanan rutin diperlukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan.
“Kami terus melakukan pemantauan dan menjalin komunikasi dengan petugas keamanan bank agar situasi tetap aman,” ungkapnya, Selasa (11/8/2026).
Dalam pelaksanaannya, personel turut memberikan imbauan kamtibmas kepada petugas keamanan. Satpam diminta meningkatkan kewaspadaan serta segera berkoordinasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk pelayanan kepolisian dalam memberikan perlindungan di kawasan objek vital. Kehadiran personel diharapkan dapat mendukung aktivitas pelayanan perbankan yang aman dan nyaman.
“Silakan segera berkoordinasi jika ada sesuatu yang mencurigakan. Dengan komunikasi yang baik, potensi gangguan bisa kita cegah bersama,” pesannya. (dk_reborn168)
Palangka Raya – Personel Satpamobvit Polresta Palangka Raya melaksanakan pengamanan di salah satu kantor perbankan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan aktivitas nasabah.
Petugas memantau area pelayanan, pintu masuk serta lingkungan sekitar bank. Kehadiran personel juga menjadi langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasatpamobvit AKP Suranto menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami memastikan aktivitas perbankan dapat berlangsung tertib sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan,” jelasnya, Selasa (11/8/2026).
Selain melakukan pemantauan, personel berkoordinasi dengan petugas keamanan bank. Komunikasi tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan situasi dan segera merespons apabila muncul hal yang mencurigakan.
Pengamanan juga diarahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif selama aktivitas pelayanan berlangsung. Masyarakat yang datang ke bank diimbau tetap memperhatikan barang bawaan dan lingkungan sekitar.
“Kami berharap kehadiran personel dapat membuat masyarakat merasa lebih nyaman saat melakukan aktivitas perbankan,” tambahnya. (dk_reborn168)
JAKARTA — Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Lembaga Analisis Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (LA.HAM.RI), Ambo Dodding, AMK, S.Pd, MM, CPML, CPLA, menegaskan bahwa hukum tidak boleh berhenti sebagai aturan tertulis, tetapi harus diwujudkan melalui penegakan yang adil, jujur, dan tidak tebang pilih.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah LA.HAM.RI melakukan kajian mengenai dasar hukum, makna hukum, sifat hukum, sumber hukum, serta tujuan hukum dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menurut Ambo Dodding, hukum pada hakikatnya merupakan instrumen untuk menciptakan ketertiban sekaligus memberikan perlindungan terhadap hak setiap warga negara.
«“Hukum bukan sekadar tulisan atau perintah. Hukum harus menjadi cerminan keadilan yang hidup di tengah masyarakat dan memberikan perlindungan terhadap hak serta kewajiban setiap orang,” tutur Ambo Dodding dalam hasil kajian LA.HAM.RI tertanggal 9 Agustus 2026.»
Ia menekankan bahwa prinsip persamaan di hadapan hukum harus benar-benar diwujudkan dalam praktik. Pangkat, jabatan, kekayaan, keturunan maupun kedudukan sosial tidak boleh menjadi alasan seseorang mendapatkan perlakuan istimewa di hadapan hukum.
“Tidak boleh ada seorang pun yang kebal terhadap hukum. Yang kuat tidak boleh dilindungi karena kekuatannya, sementara yang lemah tidak boleh dikorbankan karena ketidakberdayaannya,” tegasnya.
Hukum Harus Memberikan Rasa Keadilan
LA.HAM.RI dalam kajiannya menyebut hukum memiliki sejumlah sifat pokok, antara lain mengatur tingkah laku manusia, bersifat mengikat dan memaksa, harus adil dan berimbang, serta mampu berkembang mengikuti dinamika kehidupan masyarakat dengan tetap berpegang pada prinsip keadilan dan kebenaran.
Ambo Dodding menjelaskan, keberadaan hukum pada akhirnya harus mampu memberikan kepastian, ketertiban, keamanan, keadilan, dan perlindungan terhadap hak asasi manusia.
“Hukum dibuat bukan untuk menakut-nakuti masyarakat. Hukum hadir untuk menjaga ketertiban, melindungi hak asasi manusia, menciptakan kedamaian dan memastikan tidak terjadi tindakan sewenang-wenang,” ujarnya.
Negara Wajib Menjadi Teladan
Dalam kajian tersebut, LA.HAM.RI juga memberikan perhatian terhadap kewajiban penyelenggara negara untuk menjadi contoh dalam kepatuhan terhadap hukum.
Menurut Ambo Dodding, penegakan hukum tidak akan memperoleh kepercayaan masyarakat apabila aparat dan penyelenggara negara sendiri tidak menunjukkan keteladanan dalam menaati aturan.
“Negara dan penyelenggara negara harus menjadi pihak pertama yang tunduk dan taat kepada hukum. Setelah itu barulah memberikan teladan kepada masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa hukum kehilangan makna apabila hanya berhenti pada teks peraturan tanpa implementasi yang benar.
“Tulisan hukum saja belum cukup. Yang paling penting adalah bagaimana hukum itu dilaksanakan dengan jujur, adil dan berani,” katanya.
Hukum Harus Membela yang Lemah
Lebih lanjut, Ketua Umum LA.HAM.RI menegaskan bahwa salah satu fungsi penting hukum adalah membatasi kekuasaan agar tidak digunakan secara sewenang-wenang.
Hukum, kata dia, harus mampu menjadi pengawal kebenaran sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan keadilan.
Karena itu, setiap proses penegakan hukum harus dilakukan berdasarkan aturan dan prinsip keadilan, bukan karena tekanan, kepentingan, jabatan, maupun kekuatan tertentu.
“Ketika hukum ditegakkan secara benar, maka masyarakat akan mendapatkan rasa aman. Sebaliknya, ketika hukum diperlakukan berbeda berdasarkan siapa yang berhadapan dengannya, kepercayaan masyarakat terhadap hukum akan semakin melemah,” jelas Ambo Dodding.
LA.HAM.RI: Keadilan Adalah Roh Penegakan Hukum
Dalam kesimpulan kajiannya, LA.HAM.RI menegaskan bahwa hukum merupakan instrumen untuk mengatur kehidupan bersama, menjamin ketertiban, menegakkan keadilan serta melindungi hak dan keselamatan setiap warga negara.
Kekuatan hukum, menurut lembaga tersebut, bukan hanya terletak pada keberadaan aturan tertulis, tetapi pada kesungguhan seluruh pihak dalam melaksanakannya secara konsisten, jujur dan adil.
Ambo Dodding menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa penegakan hukum yang benar merupakan bagian penting dalam menjaga kehormatan dan masa depan bangsa.
«“Penegakan hukum yang benar adalah jalan utama menjaga kemuliaan bangsa dan menjamin kelestarian kehidupan yang berkeadilan.”»
Kajian tersebut dikeluarkan oleh Dewan Pengurus Pusat Lembaga Analisis Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (LA.HAM.RI) pada 9 Agustus 2026 dan diketahui oleh Ketua Umum DPP RI LA.HAM.RI, Ambo Dodding, AMK, S.Pd, MM, CPML, CPLA.
Palangka Raya – Perayaan Hari Ulang Tahun KODAM XXII/TAMBUN BUNGAI berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan, salah satunya peragaan terjun payung yang melibatkan penerjun dari Korps Brimob Polri dan Brigade Infanteri (Brigif) 18/Trisula, Senin (10/8/2026).
Dalam peragaan tersebut, sebanyak tujuh penerjun melaksanakan penerjunan dengan tertib dan profesional hingga berhasil mendarat dengan aman di lokasi yang telah ditentukan.
Para penerjun dari Korps Brimob Polri terdiri dari AKP Condro, Kapolsek Parenggean Polres Kotawaringin Timur Polda Kalteng; Brigpol Alanauri Paelongan, Ba Satuan Latihan Korps Brimob Polri; Bripda Valeria Sanam, Ba Sat Bantek Pasukan Gegana Korps Brimob Polri; serta Bharatu Rendy Irfansyah, Ta Resimen 2 Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri.
Sementara itu, dari Brigif 18/Trisula turut melaksanakan penerjunan yaitu Praka Olivio Gomes, Taurkam/Sipandu-1/Pandu Denma Brigif 18/Trisula; Pelda Surya Darma S., Dansi 2/Pandu Udara/Denma Brigif 18/Trisula; dan Kopda Erwin Agus Setiawan, Taurhub/Sipandu-2/Pandu Denma Brigif 18/Trisula.
Ketujuh penerjun berhasil melaksanakan tugas dengan baik hingga seluruh rangkaian peragaan terjun payung berjalan aman dan lancar. Kehadiran para penerjun juga menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian masyarakat dan tamu undangan yang hadir dalam perayaan tersebut.
Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Keberhasilan para penerjun dalam melaksanakan penerjunan dengan aman merupakan hasil dari latihan, kesiapan dan kedisiplinan yang baik. Kami mengapresiasi seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Dansatbrimob.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi dan kebersamaan antara Korps Brimob Polri dengan TNI, khususnya Brigif 18/Trisula, dalam mendukung berbagai kegiatan yang melibatkan kemampuan dan profesionalisme personel.
“Semoga sinergi dan kebersamaan yang sudah terjalin dengan baik ini terus dipertahankan. Yang terpenting, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, lancar dan memberikan kesan positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Palangka Raya – Kapolresta Palangka Raya, Polda Kalteng, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. berkesempatan untuk memimpin Apel Jam Pimpinan yang dilaksanakan oleh kesatuannya, Senin (10/8/2026) pukul 07.00 WIB.
Apel pagi berlangsung di Mapolresta Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km. 3,5, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang dihadiri oleh Wakapolresta beserta para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, Perwira dan personel.
Dalam kesempatan itu, Kapolresta menyampaikan sejumlah amanat kepada seluruh peserta apel, salah satunya yakni menegaskan kepada seluruh personel agar menghindari melakukan pelanggaran dalam bentuk apa pun.
“Patuhi semua aturan yang berlaku di Institusi Polri, sehingga ke depannya saya tegaskan agar tidak ada lagi personel Polresta maupun polsek jajaran yang terlibat segala bentuk pelanggaran, baik itu pelanggaran disiplin, kode etik atau bahkan pidana,” tegasnya.
“Khususnya pelanggaran berkaitan dengan penyalahgunaan atau bahkan peredaran narkotika, yang tentunya kami selaku pimpinan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas seusai aturan yang berlaku,” lanjutnya.
Dedy Supriadi menjelaskan bahwa atensi itu disampaikan mengingat padatnya intensitas tugas yang dilaksanakan oleh kesatuannya, khususnya menjelang momen peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Tanggal 17 Agustus mendatang.
“Untuk itu saya pun mengingatkan kepada rekan-rekan sekalian agar senantiasa cermat dan bijak dalam bertindak maupun bertutur kata, jangan sampai akibat perbuatan yang disengaja maupun tidak sengaja dapat mengakibatkan adanya pelanggaran,” pungkasnya. (pm)
SAMBAS – Polda Kalbar. info polri , Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Keraton Alwatzikhoebillah Kabupaten Sambas sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dengan unsur adat dan budaya. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan sebagai wujud komitmen Polres Sambas dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat. Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Polri dan Keraton Alwatzikhoebillah dalam menjaga persatuan, melestarikan nilai-nilai budaya, serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Sambas. Kehadiran Polri di tengah tokoh adat diharapkan semakin memperkokoh kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di masyarakat. Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi tersebut merupakan implementasi dari pendekatan humanis Polri yang senantiasa mengedepankan kemitraan dengan seluruh komponen masyarakat. Menurutnya, tokoh adat memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kearifan lokal, serta menjadi mitra Polri dalam menciptakan stabilitas keamanan di daerah. ”Melalui silaturahmi ini, kami ingin terus mempererat komunikasi dan membangun sinergi dengan Keraton Alwatzikhoebillah serta seluruh tokoh masyarakat. Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas. Dukungan, kebersamaan, dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Sambas,” ujar AKP Sadoko Kasih Wiyono. Polres Sambas berkomitmen untuk terus menjalin hubungan baik dengan seluruh unsur masyarakat melalui berbagai kegiatan kemitraan dan silaturahmi. Dengan terbangunnya komunikasi yang efektif dan kolaborasi yang kuat, diharapkan keamanan, ketertiban, serta nilai-nilai budaya yang menjadi identitas Kabupaten Sambas dapat terus terjaga demi mewujudkan pelayanan Polri yang Presisi dan semakin dekat dengan masyarakat, ( Riyan).