HUKUM & KRIMINAL

Palangka Raya – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya, Polda Kalteng melalui Satlantas kesatuannya terus bergerak untuk mencegah adanya aktivitas balapan liar hingga aksi kejahatan jalanan pada wilayah hukumnya.

Salah satunya yakni dengan melakukan Patroli Jalan Raya yang kali ini dilakukan oleh para personel Satlantas pada sejumlah kawasan di wilayah dalam Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2026) dini hari.

Kapolresta, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui Kasatlantas, Kompol Hermanto menjelaskan, patroli bergerak mulai dari kawasan Jalan Imam Bonjol, Tambun Bungai, R.A. Kartini hingga Ahmad Yani dan sekitarnya.

“Dari hasil patroli yang dilakukan, para personel di lapangan melaporkan bahwa belum ditemukan adanya aktivitas balapan liar maupun gangguan kamseltibcar lainnya, dengan situasi lalu lintas yang terpantau aman, lancar dan kondusif,” jelasnya.

“Selain itu juga bertujuan untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan khususnya pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor),” pungkas Hermanto. (pm)

Sat Samapta Polresta Palangka Raya Gelar Patroli Sambang Dialogis, Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Petugas KeamananPalangka Raya – Satuan Samapta Polresta Palangka Raya melaksanakan patroli sambang dialogis di wilayah hukum Polresta Palangka Raya sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Selasa (7/7/2026) malam.Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut dipimpin Bripka Antung Irwanda selaku Kepala Regu Patroli Motor (Patmor) bersama personel. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran patroli adalah Kantor Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Tengah di Jalan Tjilik Riwut Km 5, Kecamatan Jekan Raya.Dalam kegiatan patroli sambang dialogis, personel berdialog dengan petugas keamanan yang sedang berjaga. Selain menjalin komunikasi, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas di lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.Petugas turut mengingatkan pentingnya memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila terjadi gangguan kamtibmas atau memerlukan kehadiran personel kepolisian. Nomor layanan tersebut juga disosialisasikan kepada petugas keamanan sebagai sarana pelaporan cepat kepada kepolisian.Kasat Samapta Polresta Palangka Raya, AKP Bambang Hariyanto, S.Pd., mengatakan bahwa patroli sambang dialogis merupakan kegiatan preventif yang rutin dilaksanakan untuk memperkuat sinergi antara Polri dengan masyarakat dan petugas keamanan. “Melalui komunikasi langsung, kami ingin memastikan situasi tetap kondusif sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.(b1b)

Palangka Raya – Satuan Samapta Polresta Palangka Raya melaksanakan patroli sambang dialogis di wilayah hukum Polresta Palangka Raya sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Selasa (7/7/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut dipimpin Bripka Antung Irwanda selaku Kepala Regu Patroli Motor (Patmor) bersama personel. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran patroli adalah Kantor Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Tengah di Jalan Tjilik Riwut Km 5, Kecamatan Jekan Raya.

Dalam kegiatan patroli sambang dialogis, personel berdialog dengan petugas keamanan yang sedang berjaga. Selain menjalin komunikasi, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas di lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Petugas turut mengingatkan pentingnya memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila terjadi gangguan kamtibmas atau memerlukan kehadiran personel kepolisian. Nomor layanan tersebut juga disosialisasikan kepada petugas keamanan sebagai sarana pelaporan cepat kepada kepolisian.

Kasat Samapta Polresta Palangka Raya, AKP Bambang Hariyanto, S.Pd., mengatakan bahwa patroli sambang dialogis merupakan kegiatan preventif yang rutin dilaksanakan untuk memperkuat sinergi antara Polri dengan masyarakat dan petugas keamanan. “Melalui komunikasi langsung, kami ingin memastikan situasi tetap kondusif sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.(b1b) Gelar Patroli Sambang Dialogis, Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Petugas KeamananPalangka Raya – Satuan Samapta Polresta Palangka Raya melaksanakan patroli sambang dialogis di wilayah hukum Polresta Palangka Raya sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Selasa (7/7/2026) malam.Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut dipimpin Bripka Antung Irwanda selaku Kepala Regu Patroli Motor (Patmor) bersama personel. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran patroli adalah Kantor Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Tengah di Jalan Tjilik Riwut Km 5, Kecamatan Jekan Raya.Dalam kegiatan patroli sambang dialogis, personel berdialog dengan petugas keamanan yang sedang berjaga. Selain menjalin komunikasi, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas di lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.Petugas turut mengingatkan pentingnya memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila terjadi gangguan kamtibmas atau memerlukan kehadiran personel kepolisian. Nomor layanan tersebut juga disosialisasikan kepada petugas keamanan sebagai sarana pelaporan cepat kepada kepolisian.Kasat Samapta Polresta Palangka Raya, AKP Bambang Hariyanto, S.Pd., mengatakan bahwa patroli sambang dialogis merupakan kegiatan preventif yang rutin dilaksanakan untuk memperkuat sinergi antara Polri dengan masyarakat dan petugas keamanan. “Melalui komunikasi langsung, kami ingin memastikan situasi tetap kondusif sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.(b1b)

Jakarta – Polri berduka atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah, saat menjalankan tugas pemberantasan peredaran narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

Peristiwa bermula pada Rabu (1/7), setelah Satresnarkoba Polres Katingan menerima informasi masyarakat mengenai aktivitas peredaran narkotika jenis sabu di Desa Tumbang Kalemei. Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi seorang terduga pelaku berinisial BIO, yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satresnarkoba yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Katingan bergerak menuju lokasi dan tiba pada Kamis dini hari. Tim kemudian dibagi menjadi dua kelompok, dengan tim utama melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku di kediamannya.

Saat proses penangkapan berlangsung, situasi berubah menjadi aksi perlawanan bersenjata. Sejumlah orang di lokasi menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Anggota kepolisian telah memberikan tembakan peringatan, namun serangan terus berlanjut sehingga dilakukan tindakan terukur untuk melindungi keselamatan personel.

Kondisi kemudian semakin tidak kondusif ketika keluarga terduga pelaku dan sejumlah warga berdatangan, melakukan penyerangan terhadap petugas menggunakan senjata tajam, senjata api rakitan, serta berbagai benda berbahaya. Tim Satresnarkoba berupaya menyelamatkan diri sembari meminta bantuan personel dari Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah.

Dalam proses penyelamatan diri tersebut, sembilan personel berhasil dievakuasi. Namun tiga anggota Polri gugur saat menjalankan tugas, yakni Ipda Anumerta Yudhie, Aipda Anumerta Sumariyanto, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana.

Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan mereka dalam melaksanakan tugas negara, Kapolri menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada ketiga personel tersebut, terhitung mulai 5 Juli 2026, berdasarkan Keputusan Kapolri tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta bagi anggota Polri.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya ketiga personel tersebut.

“Polri menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika. Mereka adalah Bhayangkara sejati yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/7).

Ia menegaskan bahwa penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta merupakan bentuk penghormatan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para personel yang gugur dalam tugas negara.

“Penganugerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta merupakan penghormatan negara dan institusi Polri atas jasa serta pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas. Semoga amal ibadah mereka diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta penghiburan,” lanjutnya.

Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir juga memastikan Polri akan mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga para personel yang gugur.

“Polri berkomitmen mengusut secara profesional seluruh rangkaian peristiwa ini. Kami juga memastikan hak-hak keluarga para personel yang gugur dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab institusi kepada anggota yang telah mengabdikan diri hingga akhir hayatnya,” tutupnya.

Palangka Raya – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng kembali berhasil menggagalkan transaksi narkotika yang pada wilayahnya dengan mengamankan seorang tersangka dan puluhan paket diduga sabu.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolresta, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui Kasatresnarkoba, AKP Yonika Winner Te’dang saat ditemui di Mapolresta Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km. 3,5, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (7/7/2026) pagi.

“Penangkapan kami lakukan pada Hari Senin (6/7/2026) kemarin sekitar pukul 19.30 WIB terhadap seorang pria berinisial FA (39) di halaman salah satu minimarket yang berada pada kawasan Jalan G. Obos atas dugaan tindak pidana narkotika,” ungkap Kasatresnarkoba.

Dalam penangkapan tersebut, AKP Yonika Winner Te’dang menerangkan bahwa tersangka FA diamankan bersama sejumlah barang bukti yang berhasil ditemukan setelah petugas melakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan.

“Yakni 10 paket narkotika diduga jenis sabu siap edar seberat kotor 4,44 (empat koma empat empat) gram, yang mana 1 paket ditemukan dalam kantong celana depan dan 9 paket lainnya dari dalam tas selempang milik tersangka,” terangnya.

“Selain itu juga satu unit handphone, satu unit sepeda motor dan uang tunai sebesar Rp. 950.000,00 (Sembilan Ratus Lima Puluh Ribu), yang diduga kuat berkaitan dengan transaksi narkotika yang hendak dilakukan oleh tersangka,” lanjutnya.

AKP Yonika menegaskan bahwa tersangka bersama seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolresta Palangka Raya untuk dilakukan proses hukum serta pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Penyidik Satresnarkoba Polresta Palangka Raya.

“Tersangka FA terancam dijerat Pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Subsider Pasal 609 ayat 1 huruf a UU Ri Nomor 1 Tahun 2023 juntco UU RI Nomor 1 Tahun 2026, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara,” pungkasnya. (pm)

Palangka Raya – Seorang pria berinisial M (38) diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng akibat tertangkap tangan memiliki 6 paket narkotika yang diduga jenis sabu. Tersangka diamankan di sebuah komplek perumahan pada wilayah Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sebagaimana yang disampaikan oleh Kasatresnarkoba, AKP Yonika Winner Te’dang, Selasa (7/7/2026) pagi. Kapolresta, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui AKP Yonika Winner Te’dang menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat tentang dugaan adanya penyalahgunaan dan peredaran narkotika pada kawasan tersebut. “Kemudian kami tindaklanjuti dengan melakukan rangkaian penyelidikan dan pemantauan pada lokasi tersebut, hingga akhirnya sekitar pukul 20.30 WIB personel di lapangan pun mengamankan tersangka M beserta barang bukti berupa 6 paket diduga sabu,” jelasnya. AKP Yonika mengungkapkan bahwa keenam paket diduga sabu seberat 2,07 (dua koma nol tujuh) itu disimpan oleh tersangka di dalam sebuah kantong plastik warna hitam, yang sempat dibuang oleh tersangka M ketika dirinya hendak diperiksa oleh petugas.“Selain keenam paket tersebut, kami juga mengamankan 1 pack plastik klip, 1 unit handphone dan uang tunai sebesar Rp. 200.000,00 (Dua Ratus Ribu) yang diduga kuat berkaitan dengan Tindak Pidana Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika,” ungkapnya. Atas hal tersebut, tersangka M bersama seluruh barang bukti pun kini telah diamankan di Mapolresta Palangka Raya untuk dilakukan proses hukum serta pemeriksaan lebih lanjut, yang terancam dijerat Pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.“Kami tentunya akan terus bergerak dengan semaksimal mungkin untuk memberantas segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika demi mewujudkan Kota Palangka Raya yang BERSINAR atau Bersih dari Narkoba,” tegas Yonika (pm)

un Diamankan Satresnarkoba di Perumahan Petuk Katimpun

Palangka Raya – Seorang pria berinisial M (38) diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng akibat tertangkap tangan memiliki 6 paket narkotika yang diduga jenis sabu.

Tersangka diamankan di sebuah komplek perumahan pada wilayah Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sebagaimana yang disampaikan oleh Kasatresnarkoba, AKP Yonika Winner Te’dang, Selasa (7/7/2026) pagi.

Kapolresta, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui AKP Yonika Winner Te’dang menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat tentang dugaan adanya penyalahgunaan dan peredaran narkotika pada kawasan tersebut.

“Kemudian kami tindaklanjuti dengan melakukan rangkaian penyelidikan dan pemantauan pada lokasi tersebut, hingga akhirnya sekitar pukul 20.30 WIB personel di lapangan pun mengamankan tersangka M beserta barang bukti berupa 6 paket diduga sabu,” jelasnya.

AKP Yonika mengungkapkan bahwa keenam paket diduga sabu seberat 2,07 (dua koma nol tujuh) itu disimpan oleh tersangka di dalam sebuah kantong plastik warna hitam, yang sempat dibuang oleh tersangka M ketika dirinya hendak diperiksa oleh petugas.

“Selain keenam paket tersebut, kami juga mengamankan 1 pack plastik klip, 1 unit handphone dan uang tunai sebesar Rp. 200.000,00 (Dua Ratus Ribu) yang diduga kuat berkaitan dengan Tindak Pidana Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika,” ungkapnya.

Atas hal tersebut, tersangka M bersama seluruh barang bukti pun kini telah diamankan di Mapolresta Palangka Raya untuk dilakukan proses hukum serta pemeriksaan lebih lanjut, yang terancam dijerat Pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kami tentunya akan terus bergerak dengan semaksimal mungkin untuk memberantas segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika demi mewujudkan Kota Palangka Raya yang BERSINAR atau Bersih dari Narkoba,” tegas Yonika (pm)

PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama pejabat utama melakukan patroli udara ke Kabupaten Katingan untuk memantau langsung proses pencarian dua personel Polri yang dilaporkan hilang saat bertugas dalam penggerebekan terduga bandar narkoba,Jumat (3/7/2026).

“Hari ini saya melakukan patroli udara ke wilayah Katingan untuk melihat langsung lokasi kejadian, titik terakhir keberadaan personel yang hilang, serta memantau proses pencarian yang dilakukan tim SAR di sepanjang aliran Sungai Katingan,” kata Kapolda Kalteng.

Patroli udara dilakukan dengan menyisir sejumlah lokasi yang berkaitan dengan operasi penegakan hukum tersebut. Rombongan meninjau lokasi penggerebekan terduga bandar narkoba sekaligus memantau area yang menjadi fokus pencarian.

Selain melalui jalur udara, proses pencarian juga terus dilakukan oleh tim gabungan melalui jalur sungai dan darat. Seluruh personel dikerahkan untuk memperluas area pencarian agar kedua anggota yang hilang dapat segera ditemukan.

“Kami terus mengoptimalkan seluruh upaya pencarian bersama tim SAR dan unsur terkait. Semua potensi yang ada dikerahkan agar proses pencarian berjalan maksimal,” ujarnya.

Kapolda menegaskan Polda Kalimantan Tengah akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.

Ia juga memastikan perkembangan pencarian akan terus dipantau secara langsung, termasuk melalui evaluasi di lapangan agar langkah-langkah yang dilakukan dapat berjalan efektif.

“Mudah-mudahan kedua personel yang dilaporkan hilang dapat segera ditemukan. Kami terus berupaya semaksimal mungkin bersama seluruh tim yang terlibat dalam pencarian,” ucapnya.

Hingga saat ini, tim gabungan masih menyisir sejumlah titik di sepanjang aliran Sungai Katingan yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan kedua personel tersebut. Pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur.

Polda Kalimantan Tengah berharap dukungan seluruh masyarakat agar proses pencarian berjalan lancar. Doa dan kerja sama semua pihak diharapkan dapat mempercepat ditemukannya kedua personel yang masih dalam pencarian.

“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar kedua personel segera ditemukan. Terima kasih kepada seluruh tim SAR dan unsur terkait yang terus bekerja tanpa kenal lelah dalam operasi pencarian ini,” tutup Iwan.(MKT_Lendri Purna)

PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan memastikan telah mengerahkan personel dari Polda Kalteng untuk memperkuat penanganan peristiwa yang terjadi saat operasi penggerebekan terduga bandar narkotika di Kabupaten Katingan, sekaligus melakukan pencarian terhadap dua anggota Polri yang hingga kini belum ditemukan.

“Ya, saya sudah turunkan tim dari Polda untuk backup, untuk mengungkap perkara yang ada di sana. Nanti kita lihat seperti apa duduk perkaranya. Yang pasti sekarang saya utamakan dulu menyelamatkan anggota saya yang saat ini dalam pencarian,” katanya, Kamis (2/7/2026).

Kapolda mengatakan fokus utama saat ini adalah upaya pencarian dan penyelamatan dua personel Polres Katingan yang belum ditemukan setelah insiden tersebut. Polda Kalteng juga terus mengumpulkan informasi guna mengungkap secara utuh peristiwa yang terjadi di lapangan.

Selain melakukan pencarian, personel yang diterjunkan juga bertugas memberikan dukungan terhadap penanganan perkara agar proses penyelidikan dapat berjalan secara maksimal.

“Jadi saya minta teman-teman media untuk sementara bisa memberikan informasi yang benar. Saya utamakan untuk menyelamatkan anggota saya dulu,” ujarnya.

Kapolda juga mengajak masyarakat Kalimantan Tengah untuk turut mendoakan keselamatan kedua anggota yang masih dalam proses pencarian agar dapat segera ditemukan.

Polda Kalteng memastikan seluruh upaya pencarian dilakukan secara optimal dengan mengerahkan personel yang dibutuhkan serta berkoordinasi dengan jajaran di lapangan.

“Mohon doanya, semoga dua orang anggota Polri yang masih dilakukan pencarian dapat segera ditemukan,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Iwan turut menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Aipda Yudhi Perdana Putra yang meninggal dunia saat menjalankan tugas dalam operasi penggerebekan di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan.

“Saya juga turut berduka cita atas meninggalnya Aipda Yudhi Perdana Putra yang gugur saat melaksanakan tugas di lapangan,” tutupnya.